Laptop sudah menjadi perangkat yang banyak digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, hingga mencari hiburan. Agar tetap awet dan bisa digunakan dalam jangka panjang, laptop perlu dirawat dengan baik sejak awal pemakaian.
Nggak harus selalu dibawa ke tempat servis, merawat laptop pada dasarnya juga bisa dilakukan dengan berbagai cara yang praktis, lho. Bahkan, beberapa kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin sudah cukup membantu menjaga performa laptop tetap optimal.
Nah, sejumlah teman kumparan ternyata memiliki kebiasaan sederhana untuk menjaga laptop mereka tetap dalam kondisi prima. Penasaran seperti apa kebiasaan mereka dalam merawat laptop? Yuk, simak cerita lengkapnya di bawah ini!
Tips Merawat Laptop ala teman kumparanTips pertama datang dari teman kumparan Dina Handani (23). Sebagai seorang gamer, Dina mengandalkan HP Victus dengan prosesor Intel Core i5 dan kartu grafis GTX 1650 untuk menunjang hobi bermain gim sekaligus aktivitas hariannya.
Laptop tersebut sudah ia gunakan sejak 2021 dan hingga kini masih dalam kondisi prima berkat perawatan yang rutin dilakukan. Kalau laptop mengalami kendala, Dina memilih langsung membawanya ke service center resmi agar penanganannya lebih aman.
Menurut Dina, suhu menjadi salah satu hal yang paling penting untuk diperhatikan, terutama pada laptop gaming. "Biasanya aku pastiin sirkulasi udaranya nggak ketutup dan nggak pakai laptop di tempat yang bikin panas gampang numpuk," ujarnya.
Selain menjaga suhu laptop tetap stabil, Dina juga menerapkan beberapa kebiasaan sederhana agar performa laptop selalu optimal. Berikut beberapa di antaranya:
Rutin membersihkan laptop agar debu tidak menumpuk.
Menggunakan charger original untuk menjaga keamanan dan kesehatan baterai.
Memperbarui sistem secara berkala agar performa dan keamanannya tetap terjaga.
Memberi jeda ketika laptop sudah digunakan dalam waktu lama supaya suhu tetap stabil.
Khusus saat bermain gim, ia selalu menggunakan laptop sambil dihubungkan ke charger. "Kalau dipakai nge-game harus sambil di-charge, soalnya performanya memang dirancang buat dapat daya maksimal dari adaptor charger," katanya.
Di sisi lain, teman kumparan Chrisbirth Tobing mengandalkan MacBook Pro M1 sebagai perangkat utama untuk memproduksi musik. Laptop tersebut juga ia gunakan untuk membuat konten media sosial hingga merekam lagu.
Karena pekerjaannya cukup berat, Chrisbirth sangat berhati-hati saat menginstal aplikasi baru agar nggak terlalu membebani RAM. Ia juga menyimpan file proyek berukuran besar di external hard disk agar ruang penyimpanan laptop tetap lega.
Nggak cuma itu, kondisi baterai juga selalu menjadi perhatiannya. Chrisbirth menghindari penggunaan laptop hingga baterai benar-benar habis dan selalu menggunakan charger original untuk menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.
Sementara itu, member teman kumparan lainnya yang enggan disebutkan namanya menggunakan Lenovo LOQ 15IAX9. Laptop yang dibeli pada awal 2025 tersebut dipakai untuk menunjang berbagai pekerjaan kreatif, seperti desain grafis, editing video, hingga membuat animasi. Di luar pekerjaan, laptop itu juga sering ia gunakan untuk bermain video game.
Agar performanya tetap optimal, ia bahkan menganalogikan perawatan laptop seperti merawat manusia. "Aku rutin bersihin 2–3 hari sekali pakai gel khusus, ini kayak skincare-nya laptop, hihi," katanya.
Selain itu, ia juga melapisi bodi laptop dengan stiker garskin agar cat aslinya tetap terjaga dari goresan. Dari sisi software, ia juga rutin menghapus temporary files agar sistem tetap ringan dan responsif.
Tips terakhir datang dari teman kumparan Arif (24). Sebagai pengguna MacBook Pro M1, Arif selalu meluangkan waktu untuk membersihkan layar dan keyboard secara rutin agar laptop tetap nyaman digunakan.
Selain itu, ia juga nggak pernah membiarkan baterai benar-benar habis atau mengisi daya hingga 100 persen terlalu sering. "Jadi lebih dijaga biar kesehatan baterainya tetap awet. Sampai sekarang performanya masih lancar dan belum ada kendala berarti," ujarnya.
Menurut Arif, kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten ternyata sangat berpengaruh terhadap umur laptop. "Alhamdulillah sampai sekarang masih lancar jaya, enggak ada kendala. Dari awal beli buat kuliah, ngerjain tugas, presentasi, sampai sekarang dipakai buat kerja masih aman," tutupnya.
Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan





