Purnawirawan TNI Jadi Bos Peruri, Dony Oskaria Beri Penjelasan

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria membenarkan adanya pergantian Direktur Utama Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). Jabatan tersebut kini diisi oleh purnawirawan TNI Teguh Arief Indratmoko menggantikan Dwina Septiani Wijaya.

Ditemui usai rapat terbatas mengenai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026), Dony mengaku belum sempat melihat pengumuman resmi karena masih mengikuti rapat di Istana.

"Eh saya belum cek, belum cek grupnya ya. Coba nanti saya kabari, saya masih di dalam kan dari tadi. Kayaknya baru ya?" ujarnya saat ditanya mengenai kabar pergantian Direktur Utama Peruri.

Namun, ketika dikonfirmasi apakah pergantian tersebut memang telah direncanakan, Dony membenarkannya.

"Oh iya, betul," katanya.

Dia kemudian menegaskan bahwa apabila pengumuman resmi telah disampaikan, maka keputusan tersebut memang sudah ditetapkan.

Baca Juga

  • Transformasi Digital PERURI Hadapi Tantangan Zaman
  • Purbaya Pastikan Peruri Masih Terlibat di Proyek Pita Cukai, Tapi..
  • BGN Bangun Sistem Informasi Rp600 Miliar, Penunjukan Langsung ke Peruri

"Eh saya rasa kalau udah diumumkan iya mungkin ya, karena tadi saya kan di dalam. Tetapi keputusannya sudah ada," ujarnya. 

Menanggapi pertanyaan mengenai alasan penunjukan sosok berlatar belakang TNI Angkatan Darat sebagai Direktur Utama Peruri, Dony mengatakan pengisian jabatan direksi dilakukan berdasarkan kebutuhan perusahaan.

"Oh kan tergantung kebutuhan kan kita. Jadi semua penempatan direksi itu tergantung kebutuhan kita. Kita butuh apa," katanya. 

Menurut Dony, Peruri memiliki karakteristik yang berbeda dengan BUMN komersial pada umumnya karena menjalankan fungsi strategis negara, terutama dalam aspek keamanan dan pengendalian dokumen serta produk bernilai tinggi. 

"Peruri ini kan sebetulnya perusahaan untuk yang dijaga keamanan, security, dan lain sebagainya. Kita butuh ya. Jadi ini kan bukan perusahaan, sebetulnya Peruri ini lebih kepada alat pemerintah untuk mengontrol tadi kan, karena ini bukan perusahaan komersial kan, sebetulnya," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Peruri Dwina Septiani Wijaya resmi digantikan oleh Teguh Arief Indratmoko berdasarkan Surat Keputusan Badan Pengaturan BUMN yang diumumkan pada Rabu (15/7/2026).

Pergantian tersebut menandai perubahan kepemimpinan di BUMN yang memiliki tugas strategis dalam mencetak uang rupiah, dokumen sekuriti, serta menyediakan layanan keamanan digital bagi pemerintah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daeng Manye Tinjau Lokasi Jembatan Garassi, Konektivitas Mappakasunggu-Mangarabombang Segera Diperkuat
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Polisi periksa tujuh saksi terkait bom rakitan di MAN 3 Padang
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi Bubarkan Aksi Balap Liar di Pulogadung, Enam Sepeda Motor Diamankan
• 13 jam lalupantau.com
thumb
5 Skincare yang Wajib Digunakan Pria agar Kulit Tetap Sehat, Bersih, dan Percaya Diri
• 15 jam laluintipseleb.com
thumb
Menkop Buka Suara Soal Koperasi Merah Putih Melawai Hanya Untung Rp78 Ribu dalam Enam Bulan
• 6 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.