Ratusan Titik Panas Muncul, Kotawaringin Timur Siaga Karhutla

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)  menggelar Apel Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta antisipasi ancaman kekeringan tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya aktivitas titik panas (hotspot) dan kejadian kebakaran lahan di wilayah tersebut.

Dikutip dari Headline News Metro TV, Kamis, 16 Juli 2026, berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kotim, terhitung sejak awal Januari hingga 14 Juli 2026, tercatat sebanyak 372 titik panas telah terdeteksi di berbagai titik di Kabupaten Kotawaringin Timur. Dari jumlah tersebut, tercatat luasan lahan yang terbakar dan telah berhasil ditangani oleh tim gabungan mencapai 145 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengungkapkan bahwa eskalasi kebakaran menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, terutama memasuki bulan Juli. 

"Titik api fluktuatif. Kemarin sempat terjadi 36 titik. Terus ini turun, sudah 300-an lebih sejak Januari.  Kalau Juli sendiri saja sudah 115 (titik panas)," ujar Multazam.
 

Baca Juga :

Kebakaran 28 Hektare Lahan Gambut di Aceh Selatan Padam

Melihat kondisi lapangan dan prakiraan cuaca, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menetapkan status Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan. Status ini berlaku efektif mulai 8 April hingga 10 Oktober 2026. Penetapan status ini menegaskan posisi Kotawaringin Timur sebagai salah satu daerah yang paling rawan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Tengah.

Melalui apel siaga ini, BPBD memastikan kesiapan seluruh personel, sarana, dan prasarana pemadaman. Multazam menekankan pentingnya respons cepat atau pemadaman dini untuk mencegah api meluas, mengingat eskalasi yang terus meningkat. Seluruh komponen masyarakat, dunia usaha, dan instansi terkait diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersinergi dalam melakukan pencegahan serta penanganan karhutla guna menghindari dampak kabut asap yang merugikan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tawarkan Investasi Hijau ala MLM, Econext Ventures Disetop Satgas PASTI OJK
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bahlil: Sudah 6 Presiden, Cuma Prabowo yang Bisa Eksekusi Blok Masela
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dibidik Rudal, AS Klaim Lumpuhkan Kapal Tanker Ngotot Terobos Blokade Iran
• 18 jam laludetik.com
thumb
Impor Minyak Mentah Rusia via Lemigas Rampung? Ini Kata ESDM
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Mengulik Daftar Pelatih Klub Super league 2026/2027: Pergeseran Kiblat Sepak Bola Indonesia dari Brasil Menuju Eropa
• 3 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.