Bisnis.com, PALEMBANG — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kecamatan Kertapati, Palembang, Kamis (16/7/2026). Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada Oktober 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran mendengarkan paparan dari Manajer PT Indo Green Power, Satriawan Ming, mengenai perkembangan proyek. Dia juga berkeliling meninjau sejumlah fasilitas, termasuk area yang akan digunakan untuk mengolah sampah menjadi energi listrik.
Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi, Gibran menanyakan sejumlah aspek teknis kepada manajemen PT Indo Green Power selaku pelaksana proyek, mulai dari jumlah truk pengangkut sampah yang akan beroperasi hingga kapasitas masing-masing armada.
Manajer PT Indo Green Power Satriawan Ming mengatakan progres pembangunan PSEL Palembang per 15 Juli 2026 telah mencapai 90,17%.
Proyek tersebut nantinya memiliki kapasitas pengolahan sampah hingga 100 ton per hari dengan output listrik sekitar 17,7 megawatt (MW).
Pembangunan proyek dimulai pada Oktober 2024 dan ditargetkan mencapai commercial operation date (COD) pada Oktober tahun ini.
Baca Juga
- Membaca Arah Transisi Energi Grup Bakrie & Prajogo Lewat Proyek PSEL Danantara
- Intip Rencana Chandra Asri (TPIA) usai Amankan Slot Mitra Proyek PSEL Danantara di Serang
- Bos Bakrie Power: Proyek PSEL Danantara Ciptakan Prospek Diversifikasi Bisnis Menjanjikan
“Sekarang sementara semua sudah selesai pengujian dalam sisi pembangkit sudah oke. Sekarang kami dalam proses sinkronisasi dengan jaringan keutamaan kelistrikan Kota Palembang, mungkin itu aja tinggal sisanya,” jelas Ming.
Sebelumnya, Gibran tiba di Palembang pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, dia juga meninjau pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Siti Fatimah serta mendengarkan paparan mengenai progres pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) di kawasan Jembatan Musi V.





