Kekeringan 2 Pekan, Warga Katulampa Bogor Cuci Baju dan Bersihkan Ikan di Kali Baru

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, KOMPAS.com - Warga Katulampa, Kota Bogor, yang terdampak kekeringan imbas musim kemarau memanfaatkan aliran Kali Baru, anak Sungai Ciliwung, untuk mencuci pakaian hingga membersihkan ikan.

Salah seorang warga, Enah (69), mengatakan sumur di rumahnya sudah mengering beberapa waktu belakangan. Akibatnya, ia terpaksa mencuci pakaian di aliran Kali Baru.

"Udah dua minggu udah (sumur kering), ini mah cuman dua ember (cucian), sekarang nyuci ini kering. Besok yang ganti nanti sore, cuci lagi," jelas Enah saat ditemui Kompas.com, pada Sabtu.

Baca juga: Disebut Perlu Beri Kompensasi Gangguan Layanan Air ke Pelanggan, Ini Penjelasan PAM JAYA

Untuk kebutuhan mandi dan memasak, Enah mengandalkan pasokan air dari sumur milik anaknya yang rumahnya tidak jauh dari kediamannya.

Setiap hari, anaknya membawa sekitar delapan galon air sumur bersih untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

"Delapan galon masak sama ambil air sumur tuh anak nenek yang di sana yang (kerja) bengkel. Di situ mah bagus air sumurnya masih ada. Buat masak," ujar dia.

Kondisi serupa dialami warga lainnya, Ujang (64). Sumur di rumahnya juga mengering sekitar dua pekan terakhir.

KOMPAS.com/REGI PRATASYAH VASUDEWA Ujang (64) memanfaatkan aliran Kali Baru untuk membersihkan ikan, Katulampa, Bogor, pada Sabtu (18/7/2026).
Ia mengatakan, perlu waktu yang cukup lama untuk bisa mendapatkan air dari sumur yang tersisa.

"Kadang-kadang dapat sih (air), dua ember tuh dua sampai tiga jam dari air sumur," kata Ujang saat ditemui Kompas.com di Bendung Katulampa.

Baca juga: Pria di Koja Jakut Dibacok Begal hingga Luka Parah, Polisi Selidiki

Karena keterbatasan air, Ujang harus berjalan sekitar 200 meter menuju rumah adiknya untuk mengambil air dan mandi.

Ia mengatakan, rumah adiknya masih mendapat pasokan air dari PAM, sehingga ia mengambilnya untuk mandi dan kebutuhan memasak.

"Harus ke rumah adiklah (untuk ambil air). Rumah adik kan lumayan, jalan, jalan kakinya sekitar 200 meter," ujar dia.

Selain itu, Ujang yang sehari-hari berjualan di warung juga memanfaatkan aliran Kali Baru untuk membersihkan ikan hasil tangkapannya. Setelah itu, ikan kembali dibersihkan di rumah adiknya.

"Sumurnya kering. Sumurnya kering, airnya kurang. Kan sayang kan pakai, di sini (Kali Baru) kan lumayan," jelas Ujang.

Sementara itu, Petugas Bendung Katulampa, Muhammad Alwan, mengatakan debit air di hulu Sungai Ciliwung, kawasan Puncak, masih rendah.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Langkah Tertunduk Don Ritto Menuju Kejagung, Bungkam soal Uang Rp 543 Miliar dan 74 Kg Emas


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmi! Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
InJourney perkuat konektivitas udara di ASEAN-China lewat ACWG-RASA
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Pakai Filosofi Sapu Lidi, Yakin Koperasi Bisa Ubah Ekonomi Indonesia
• 11 jam laludisway.id
thumb
Kementrans Raih Opini WTP, Mentrans Iftitah: Uang Rakyat Harus Dikelola dengan Benar
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok Minggu, 19 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.