Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Ketiga di Dunia

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk. Pada Minggu (19/7/2026) pagi, ibu kota menempati peringkat ketiga sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir.

Dilansir Antara, pada pukul 05.57 WIB, indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) Jakarta tercatat berada di angka 168.

Angka tersebut masuk dalam kategori tidak sehat, dengan konsentrasi polutan PM2.5 mencapai 80 mikrogram per meter kubik.

Baca juga: Hari Ketiga Kebakaran TPA Jatiwaringin: Kualitas Udara Memburuk, Jalan Ditutup

Kategori tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara berpotensi merugikan kelompok sensitif, baik manusia maupun hewan.

Selain itu, polusi juga dapat berdampak pada tumbuhan serta menurunkan nilai estetika lingkungan.

Seiring kondisi tersebut, IQAir merekomendasikan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Apabila harus beraktivitas di luar, warga disarankan menggunakan masker serta menutup jendela rumah agar udara kotor dari luar tidak masuk ke dalam ruangan.

Baca juga: Kualitas Udara TPA Jatiwaringin Tangerang Memburuk, dari 55 Mikrogram Jadi 1.000 Mikrogram

Dalam klasifikasi kualitas udara, kategori "baik" berada pada rentang AQI 0-50 dan tidak memberikan dampak terhadap kesehatan manusia, hewan, maupun lingkungan.

Sementara itu, kategori "sedang" berada pada rentang 51-100.

Pada kategori ini, kualitas udara umumnya tidak berdampak terhadap kesehatan manusia dan hewan, tetapi mulai memengaruhi tumbuhan yang sensitif.

Adapun kategori "sangat tidak sehat" berada pada rentang 200-299.

Baca juga: Kebakaran TPA Jatiwaringin Bikin Kualitas Udara Berbahaya, Warga Diminta Pakai Masker

Pada tingkat ini, kualitas udara dapat membahayakan kesehatan sebagian kelompok masyarakat yang terpapar.

Sementara kategori "berbahaya" berada pada rentang 300-500, yang berarti kualitas udara dapat menimbulkan dampak kesehatan serius bagi masyarakat secara umum.

Berdasarkan data IQAir, Kinshasa di Kongo menempati posisi pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia dengan AQI 193.

Posisi kedua ditempati Kampala, Uganda, dengan AQI 176.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Ketiga di Dunia


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JJN Season 5 Babak Kompetisi Batch 12, Yamato Ramen Terpilih Jadi Peserta Terjuragan
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tutup Rakernas dan Bimtek, PBB Pasang Target Menang pada Pemilu 2029
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
KPK Usul Kampanye Beralih ke Media Digital agar Ongkos Politik Lebih Murah
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Kebijakan Konservasi Gajah Kemenhut Perkuat Posisi Indonesia di Kancah Global
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Basarnas: Lima korban tenggelam KM Nurul Salsa ditemukan selamat
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.