Dua Pemain Argentina tak Mau Jabat Tangan Donald Trump, Pelatih Scaloni dan Messi Menangis

harianfajar
1 hari lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, NEW YORK—Lisandro Martinez dan Cristian Romero terlihat menghindari jabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama upacara pemberian medali final Piala Dunia Argentina.

Argentina dikalahkan di final Piala Dunia di Stadion MetLife di New Jersey saat gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu memastikan kemenangan 1-0 untuk Spanyol.

Presiden FIFA Gianni Infantino telah memastikan Trump menjadi pusat perhatian dalam upacara pemberian medali, sementara Presiden AS juga ditugaskan untuk menyerahkan trofi Piala Dunia kepada kapten Spanyol Rodri.

Namun selama upacara pemberian medali perak Argentina, Martinez memilih untuk tidak berjabat tangan dengan Infantino maupun Trump, yang memberikan medali kepada bek tengah Manchester United itu.

Sementara itu, Romero berjabat tangan dengan Infantino yang memberinya medali Piala Dunia, tetapi bek Tottenham itu langsung melewati Trump dan berjabat tangan dengan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney.

Sementara itu, pelatih kepala Argentina, Lionel Scaloni, yang memimpin tim meraih kemenangan di Piala Dunia 2022 di Qatar serta dua gelar Copa America, tampak menangis selama konferensi pers pasca pertandingan.

“Saya merasa perlu berpikir karena saya tidak tahu apakah saya akan mampu melakukan sesuatu sebesar ini,” kata Scaloni ketika ditanya tentang masa depannya bersama tim nasional Argentina dikutip Metro.

“Kita harus membicarakannya. Tempat saya adalah tempat impian semua orang. Kami berusaha hingga saat-saat terakhir untuk memberikan yang terbaik sebagai staf pelatih, begitu juga para pemain, dan saya pikir adil untuk mempertimbangkannya. Tempat ini luar biasa,” lanjutnya.

“Saya tidak pernah membayangkan akan berada di sini. Untuk maju, banyak hal yang dibutuhkan. Di atas segalanya, kita perlu mengatur ulang, membentuk kelompok seperti ini, yang kemungkinan besar tidak akan pernah terbentuk lagi. Ini menghancurkan hati saya. Saya minta maaf,” jelasnya.

Sementara itu, Messi juga menangis ketika para pemain Spanyol merayakan kemenangan dengan trofi Piala Dunia.

Pertandingan ini diperkirakan akan menjadi pertandingan terakhir Messi mengenakan seragam Argentina di Piala Dunia.

“Dia sudah berusia 39 tahun, sungguh luar biasa,” kata Scaloni.

“Bagi saya selalu jelas bahwa dia akan bermain sampai dia memilih untuk berhenti dan semua orang akan mendukungnya,” tegasnya.

“Saya harap semua orang bangga padanya, karena dia adalah pemain sepak bola terbaik yang pernah menginjakkan kaki di lapangan,” tandasnya. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Metro Jaya Hormati Gugatan Praperadilan Roy Suryo, tapi Ingatkan soal Penundaan Perkara
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Komisi III: Tak Ada Aturan Soal Izin Kepada Presiden Untuk Menetapkan Jaksa Tersangka
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Mazda Siapkan 3 Kejutan di GIIAS 2026
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Amerika Mau Pasang Cermin Tutup Langit, Ilmuwan Takut Bintang Hilang
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL, Cek Daftarnya
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.