Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan program pemilahan sampah di Jakarta mulai membuahkan hasil.
Menurutnya, Pemprov DKI terus mendorong penerapan pemilahan sampah di seluruh infrastruktur sesuai Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026.
Advertisement
“Jadi program pilah sampah Ingub Nomor 5 Tahun 2026 sekarang ini memang betul-betul digalakkan oleh Pemerintah DKI Jakarta,” kata Pramono di kawasan eks kebakaran Jalan Bangka III, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta bahkan menerapkan kebijakan yang lebih tegas agar fasilitas dan infrastruktur di Jakarta menjalankan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
“Jadi semua infrastruktur yang ada diminta setengah dipaksa untuk melakukan pilah sampah. Karena itulah cara untuk mengurangi beban tekanan sampah ke Bantar Gebang,” ujarnya.
Pramono menyebut kebijakan tersebut mulai berdampak pada penurunan volume sampah yang diangkut ke TPST Bantargebang. Meski belum mengingat angka terbaru secara pasti, ia mengatakan jumlah truk yang masuk setiap hari telah berkurang cukup signifikan.
“Dulu setiap hari itu di Bantar Gebang transportasi truknya yang masuk ke Bantargebang itu kurang lebih 1.200. Tapi sudah mengalami penurunan, bahkan beberapa waktu yang lalu di sekitar 900-an. Jadi artinya ada penurunan yang cukup signifikan,” jelasnya.




