Kementerian ATR lakukan transformasi layanan pertanahan terintegrasi

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang yang diwujudkan melalui layanan yang terintegrasi dari awal hingga akhir dengan memberikan kepastian waktu, biaya, persyaratan, dan status penyelesaian layanan.

"Yang lebih penting adalah kualitas keluaran, ketepatan waktu, kebermanfaatan, dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN,Dalu Agung Darmawan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Hal itu dikatakan Dalu saat membuka kegiatan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2027 secara daring.

Dalu menginstruksikan seluruh jajaran agar menyusun program dan anggaran yang mendukung transformasi layanan pertanahan dan penataan ruang melalui program yang berorientasi pada hasil, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut dia, transformasi tersebut diwujudkan melalui layanan yang terintegrasi dari awal hingga akhir dengan memberikan kepastian waktu. Upaya itu juga mencakup penuntasan tunggakan, penguatan kepercayaan masyarakat melalui layanan yang transparan dan berintegritas.

Tidak hanya itu, peningkatan kepatuhan aparatur terhadap regulasi dan standar pelayanan, optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta penguatan sistem keamanan dan pemanfaatan data spasial untuk mendukung pengambilan kebijakan.

"Kita fokuskan yang selama ini jadi isu utama, yaitu transformasi layanan, yang dilaksanakan melalui penguatan infrastruktur digital, peningkatan kualitas data, penataan proses bisnis, peningkatan kapasitas SDM, serta perubahan struktur organisasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan wilayah," ujar Dalu.

Untuk mendukung transformasi tersebut, peningkatan kesiapan sumber daya manusia (SDM), penguatan manajemen perubahan, peningkatan kualitas tata kelola, manajemen risiko, serta transformasi struktur Kantor Pertanahan dan mekanisme kerja menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat agar organisasi semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sekjen ATR/BPN juga ingin penyusunan RKA-KL Tahun Anggaran 2027 mengacu pada target yang jelas, mulai dari output, volume, lokasi, jadwal pelaksanaan, hingga penanggung jawab program. Dengan perencanaan yang terukur, akan memudahkan pelaksanaan program sekaligus memastikan anggaran memberikan manfaat yang optimal.

Kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, Kepala Kantor Wilayah, serta Kepala Kantor Pertanahan se-Indonesia yang mengikuti rapat secara daring, Dalu Agung Darmawan menginstruksikan untuk memperkuat pengendalian program dan anggaran.



Baca juga: Kementerian ATR: RUU Administrasi Pertanahan perkuat sistem agraria

Baca juga: ATR/BPN hadirkan pengukuran terjadwal untuk kepastian waktu layanan

Baca juga: Kementerian ATR/BPN beri layanan pertanahan 8,4 juta berkas per tahun


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
First Look Ibra The Movie: Menembus Langit Dirilis, Kisahkan Titik Balik Hidup Ibra
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Profil Martunis, Anak Angkat Cristiano Ronaldo dari Aceh yang Kembali Jadi Perbincangan
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Ramalan Asmara Weton 22 Juli 2026: Siapa yang Makin Mesra dan Harus Tahan Emosi dengan Pasangannya Esok Hari?
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Netty Dorong Penguatan Kapasitas dan Kesejahteraan Kader Posyandu
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Hukuman Pidana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Diperberat
• 9 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.