Polri Jelaskan Sinergi Bhabinkamtibmas-DJP, Tegaskan Tak Berwenang Tagih Pajak

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polri menjelaskan terkait peran personel Bhabinkamtibmas dalam sinergi bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Polri menegaskan Bhabinkamtibmas tidak memiliki kewenangan untuk memungut hingga menagih pajak kepada masyarakat.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan keterlibatan Bhabinkamtibmas berada dalam koridor tugas kepolisian, yakni pembinaan masyarakat dan pembangunan jejaring informasi. Kemitraan dengan DJP bukan berarti pengambilalihan tugas petugas pajak.

"Kami tegaskan bahwa Bhabinkamtibmas bukan petugas pajak dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penilaian kepatuhan perpajakan, pemeriksaan, penagihan, maupun meminta pembayaran pajak kepada masyarakat. Kewenangan di bidang perpajakan tetap berada pada Direktorat Jenderal Pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Isir melalui keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Baca juga: Mendagri Dorong Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Isir menyebut sinergi Polri dan DJP merupakan bentuk koordinasi antarlembaga yang dijalankan sesuai tupoksi masing-masing. Bhabinkamtibmas, kata dia, berperan menghimpun aspirasi dan menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik di tingkat kewilayahan.

"Bhabinkamtibmas memiliki fungsi membangun kemitraan dengan masyarakat, menghimpun informasi dan menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, sinergi dengan instansi lain harus tetap berada dalam koridor tugas dan kewenangan Polri," ujarnya.

Lebih lanjut, Isir menekankan agar masyarakat tidak salah persepsi. Bhabinkamtibmas bukan merupakan kepanjangan tangan petugas pajak, apalagi alat penindak bagi wajib pajak.

"Kami ingin masyarakat memahami bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam konteks sinergi ini bersifat preventif dan persuasif. Tidak ada kewenangan bagi Bhabinkamtibmas untuk memeriksa, menilai, menagih, atau meminta pembayaran pajak. Jangan sampai sinergi ini menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat," jelas Isir.

Peran personel kepolisian, lanjit dia, hanya sebatas memberikan dukungan untuk menjaga kelancaran tugas petugas DJP melalui jejaring informasi. Fungsi yang dijalankan tetap mengedepankan aspek pembinaan, bukan fungsi represif terkait kewajiban perpajakan.

"Prinsipnya, setiap institusi memiliki tugas dan kewenangan masing-masing. Polri akan terus mendukung sinergi dan koordinasi dengan kementerian maupun lembaga dalam rangka kepentingan masyarakat dan negara, tetapi pelaksanaannya harus tetap sesuai dengan ketentuan hukum dan tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan," tutur Isir.

Baca juga: 43 Angkot Tua di Bogor Kena Razia, Ada yang Ganti Kaca Pakai Plastik

Melalui penjelasan ini, Isir berharap tidak ada lagi simpang siur informasi mengenai peran Bhabinkamtibmas. Masyarakat diminta tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

"Kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir. Bhabinkamtibmas hadir di tengah masyarakat untuk menjalankan fungsi pembinaan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun komunikasi dan kemitraan," sebutnya.

"Untuk urusan teknis perpajakan, seluruh kewenangan tetap dilaksanakan oleh petugas DJP sesuai aturan yang berlaku," ucap Isir.




(ond/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiba-tiba Ditinggalkan Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie sampai Meminta...
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Eks Penyidik KPK Dorong Kejagung Tahan Febrie Ardiansyah
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Solusi Pertanian Berkelanjutan, Tim Unhas Latih Petani Olah Limbah Jadi Pupuk Organik Cair
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Perjalanan Laba Bank Mandiri dalam Satu Dekade: Kapan Paling Moncer?
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rumah Pribadi Bupati Lombok Barat Digeledah KPK Dalam Kasus Dugaan Korupsi
• 18 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.