Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri menggelar Kapolri Cup Shooting Championship 2026 di Depok, Jawa Barat. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang adu ketangkasan menembak, namun juga menjadi wadah memperkuat sinergitas antar lembaga, sekaligus membina atlet menuju ke level nasional dan juga internasional.
Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso Korps Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok menjadi pusat penyelenggaraan Kapolri Cup Shooting Championship 2026. Selama empat hari mulai 23 hingga 26 Juli, ratusan peserta dari berbagai latar belakang berkompetisi dalam kejuaraan menembak nasional ini.
Selain diikuti personel Polri dan TNI, kejuaraan tersebut juga melibatkan perwakilan kementerian dan lembaga, anggota DPR, komunitas olahraga menembak, para atlet, masyarakat umum, hingga pimpinan redaksi media.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut kejuaraan ini sengaja dirancang sebagai ruang bersama untuk memperkuat kolaborasi dan kemitraan yang selama ini telah terbangun antara Polri dan berbagai elemen bangsa.
“Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga, termasuk juga DPR untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan di samping juga tentunya untuk lebih meningkatkan sinergitas. Kemudian juga teman-teman media dari para pimpinan redaksi juga ikut dan ini juga bagian dari upaya kita terus untuk membangun sinergitas,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu, 26 Juli 2026.
Baca Juga :
Peringati Hari Bhayangkara, Kapolri Berangkatkan 2 Pelayan Gereja ZiarahLebih dari sekadar kompetisi, Kapolri menilai kejuaraan menembak juga menjadi bagian dari peningkatan kompetensi personel Polri. “Ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan khususnya bagi anggota untuk betul-betul bisa mempersiapkan diri.” ucapnya.
Di sisi lain kejuaraan ini juga menjadi bagian dari pembinaan prestasi cabang olahraga menembak. Para atlet memanfaatkan Kapolri Cup sebagai ajang uji kemampuan sebelum mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat nasional maupun level internasional.
“Kita juga mempersiapkan atlet-atlet saya kira untuk menjadi ajang salah satu ajang event mereka sebelum mereka mengikuti berbagai macam lomba baik di tingkat nasional maupun internasional.” ucap Kapolri.
Pada penyelenggaraan tahun ini, berbagai nomor dipertandingkan mulai dari kategori IPSC dan non-IPSC untuk handgun dan PCC hingga tembak presisi nomor individu dan beregu yang diikuti personel Polri dari berbagai jenjang kepangkatan.
Melalui Kapolri Cup Shooting Championship 2026, Polri berharap agar olahraga menembak tak hanya menjadi ajang mencetak prestasi, namun juga memperkuat hubungan antar lembaga, komunitas, media, dan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme.




