Bank Sentral Asia Pasifik Perkuat Tata Kelola Adopsi AI, Sepakat Tingkatkan Pengawasan

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

AI berpotensi meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan inovasi dalam pelaksanaan tugas bank sentral maupun sektor keuangan dalam jangka menengah dan panjang.

Bank Sentral Asia Pasifik Perkuat Tata Kelola Adopsi AI, Sepakat Tingkatkan Pengawasan. Foto: dok. BI.

IDXChannel - Para Gubernur Bank Sentral kawasan Asia Pasifik yang tergabung dalam Executive Meeting of East Asia-Pacific Central Banks (EMEAP) sepakat memperkuat tata kelola adopsi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) di bank sentral. 

Hal tersebut mengemuka pada rangkaian 31st EMEAP Governors' Meeting di Singapura yang dihadiri para Gubernur Bank Sentral Australia, Hong Kong SAR, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, dan Thailand, serta Deputi Gubernur Bank Sentral China dan Hong Kong SAR.

Baca Juga:
Panda Bond RI Dapat Dukungan Penuh Pemerintah dan Bank Sentral China, Perizinan Bakal Dipercepat

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa AI berpotensi meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan inovasi dalam pelaksanaan tugas bank sentral maupun sektor keuangan dalam jangka menengah dan panjang. 

Menurut Perry, implementasi AI di Bank Indonesia dilakukan secara bertahap melalui penguatan kualitas data dan metadata, tata kelola, kapabilitas sumber daya manusia, serta pengembangan berbagai inovasi, dengan tetap menjaga kedaulatan data dan infrastruktur strategis.

Baca Juga:
Bank Sentral Global Borong Logam Mulia, Kompak Kurangi Eksposur Terhadap Dolar AS

"Keberhasilan adopsi AI tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada sinergi antara manusia, proses, dan tata kelola yang baik," ujar Perry dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2026).

Forum juga menyoroti adopsi AI di bank sentral dan sektor keuangan perlu diimbangi dengan penguatan tata kelola dan kerangka pengawasan. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi meningkatnya risiko akibat ketergantungan pada penyedia teknologi AI dan komputasi awan (cloud), serta keterkaitan risiko antar lembaga keuangan dan lintas negara.

Baca Juga:
Puluhan SWF dan Bank Sentral Alihkan Investasi ke Sektor Energi, Picu Tekanan ke Dolar AS

Sejalan dengan itu, para Gubernur Bank Sentral EMEAP juga sepakat memperkuat kolaborasi regional untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengembangan tata kelola AI, peningkatan ketahanan siber, serta penanganan penipuan digital (digital fraud and scams) yang semakin bersifat lintas negara. 

Selanjutnya, pertemuan EMEAP ke 32 tahun 2027 akan dipimpin oleh Bank Indonesia.


(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Penjaga Panti Asuhan Ngawi Temukan Bayi dalam Tas Merah
• 1 jam laluberitajatim.com
thumb
Pakar Hukum Usul Kasus Febrie Ditangani KPK: Mana Mungkin Institusi Tangani Perkara Anggota Sendiri
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Istana Sebut Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi
• 5 jam lalukompas.com
thumb
5 Berita Terpopuler: SE Nomor 12 Terbit, Pemda Tak Mampu Angkat PPPK PW Jadi ASN Penuh, Jangan Melanggar UU ASN 2023
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Sidang Kasus Black Campaign, Pengacara Terdakwa Soroti Keterangan Ahli BPOM
• 19 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.