Anak Petani Gunungkidul Raih IPK 4,00, Jadi Lulusan Terbaik di Amikom Yogyakarta

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Berasal dari keluarga petani di Gunungkidul, Devi Setyo Wihastuti berhasil meraih capaian akademik tertinggi pada Wisuda Periode ke-99 Universitas Amikom Yogyakarta. Mahasiswa Program Diploma III Manajemen Informatika itu menjadi lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dan memperoleh predikat Best of the Best.

Devi menjadi salah satu dari 642 lulusan yang mengikuti prosesi wisuda di Grand Pacific Hall, Sleman, Sabtu (25/7). Pada periode ini, sebanyak 430 lulusan Amikom Yogyakarta meraih predikat cumlaude.

Selama menempuh pendidikan, Devi menjalani perkuliahan melalui program Beasiswa KIP Kuliah. Di tengah proses studinya, ia juga membangun usaha persewaan papan bunga akrilik untuk berbagai kegiatan wisuda di sejumlah kampus di Yogyakarta.

Menjelang akhir masa kuliah, Devi harus membagi waktu antara menyelesaikan tugas akademik, menjalani magang, dan mengelola usahanya. Ia mengatakan, delapan bulan terakhir masa studinya menjadi periode yang cukup padat karena harus mengatur berbagai tanggung jawab secara bersamaan.

"Jadi aku selama 2 tahun terakhir 8 bulan ini benar-benar kalau tidur itu alhamdulillah jadi aku mengorbankan waktu untuk membagi waktu untuk bekerja, kemudian membagi tugas kuliah, magang dan lain sebagainya," kata Devi, Sabtu (25/7).

Putri dari keluarga petani tersebut mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan sebagai lulusan terbaik.

"Aku dapat gelar yang benar-benar surprise dapat penghargaan BOB ya, Best Of The Best. Jadi menurut aku dalam sejarah kehidupan hari ini adalah hari yang paling spesial," ujarnya.

Devi mengatakan kondisi keluarga menjadi salah satu tantangan yang ia hadapi selama menempuh pendidikan tinggi.

"Bisa dibilang keluarga saya itu menengah ke bawah karena orang tua itu bekerja sebagai petani," katanya.

Atas pencapaian tersebut, Devi juga mendapatkan beasiswa lanjutan dari Universitas Amikom Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.

Orang tua Devi menyebut keberhasilan putrinya tidak lepas dari kebiasaan belajar dan sikap disiplin yang ditunjukkan selama menjalani pendidikan.

"Ya, anak saya sosok yang rajin, disiplin, eh patuh terhadap orang tua, Mas. Gigih, pantang menyerah. Ya, Mas. Ya, kalau belajar kalau kegiatan lain enggak mau, belajar terus, rajin banget," kata orang tua Devi.

"Ya, dengan keterbatasan walaupun eh biaya eh teknis kemauan anak kami untuk semangat kami juga. Dengan semangat kami eh semoga anak saya eh bisa berhasil," lanjutnya.

Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Mohammad Suyanto, menyampaikan capaian lulusan seperti Devi menjadi bagian dari pengembangan kualitas mahasiswa di kampus.

"Ini visi Amikom menjadi perguruan tinggi unggulan dunia bidang ekonomi kreatif berbasis entrepreneurship menebar kebajikan. Nah, dan kita sudah menunjukkan hasil, ya. Eh, dari tahun ke tahun dan sekarang sudah menjadi perguruan tinggi ranking 67 dunia menurut World University Ranking for Innovation," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menekraf: Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja di 2025, Investasi Naik
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Uji Materi UU Haji dan Umrah, DPR Tegaskan Tak Mengkriminalkan Jamaah Umrah Mandiri
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi tangkap pria pembawa tembakau sintetis di Tamansari
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
BGN Resmi Buka Layanan Aduan Program Makan Bergizi Gratis
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Respons Tegas Kirana Larasati soal Kasus Maling Ayam di Bali: Stop Meromantisasi!
• 8 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.