Kejagung Mutasi Besar-besaran Ganti 90 Kajari, Berikut Daftar Lengkapnya

narasi.tv
6 jam lalu
Cover Berita

Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan mutasi besar-besaran terhadap 90 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di seluruh wilayah Indonesia.

Mutasi ini bukan semata-mata pergantian jabatan biasa, melainkan bagian dari upaya strategis dalam rangka promosi dan penyegaran organisasi. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menegakkan hukum secara lebih efektif kepada masyarakat.

Proses mutasi juga dimaksudkan untuk membangun semangat baru di kalangan aparat kejaksaan serta meningkatkan profesionalisme dalam menangani kasus-kasus hukum di tingkat daerah.

"Iya benar ini proses mutasi bagian promosi dan penyegaran organisasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan penegakan hukumkepada masyarakat," ungkap Anang Supriatna Kepala Pusat Penerangan Hukum (kapuspenkum) Kejagung saat ditemui wartawan, Kamis (30/6/2026).

Dalam konteks ini, mutasi bukan hanya sebagai penghargaan bagi para pejabat yang berprestasi, tetapi juga sebagai bentuk pembinaan karier bagi Jaksa yang telah menunjukkan kompetensi dan kesiapan untuk mengemban tugas lebih besar. Penyegaran organisasi ini diharapkan mampu memacu peningkatan kinerja institusi Kejaksaan secara keseluruhan.

Proses dan Dasar Hukum Mutasi

Pelaksanaan mutasi di lingkungan Kejaksaan berdasarkan Surat Keputusan Kejaksaan Agung Republik Indonesia dengan nomor KEP-IV-10122/C/07/2026 yang terbit pada tanggal 29 Juli 2026. Surat keputusan tersebut resmi ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto mewakili Jaksa Agung RI. Keputusan ini mengatur tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kejaksaan.

Proses mutasi dan rotasi ini dilakukan secara sistematis melalui mekanisme internal yang melibatkan evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi. Mutasi diatur agar tidak mengganggu kesinambungan operasional di masing-masing wilayah kerja, serta memperhatikan aspek geografis dan karakteristik penanganan perkara di daerah.

Keputusan mutasi ini dianggap sebagai langkah penting untuk merespons dinamika kebutuhan hukum dan administrasi Kejaksaan di tingkat daerah.

Baca Juga:Putusan MK: Dana Pendidikan dalam UU APBN Tidak Boleh Digunakan untuk MBG Setelah 2026

Daftar Lengkap Pejabat Kajari yang Diganti

Perubahan posisi 90 Kepala Kejaksaan Negeri tersebut mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia. Beberapa perubahan yang mencuri perhatian publik adalah penggantian Kajari di kota-kota besar dan daerah strategis.

Berikut daftar 90 jaksa yang dimutasi:

  1. Yudhi Kurniawan sebagai Kajari Purwakarta

  2. Hary Palar sebagai Kajari Paser

  3. Agus Wirawan Eko Saputro sebagai Kajari Kota Bogor

  4. Agustinus Baka Tangdililing sebagai Kajari Kota Magelang

  5. Shinta Ayu Dewi sebagai Kajari Gunung Kidul

  6. Kusufi Esti Ridliani sebagai Kajari Karangasem

  7. I Wayan Sumertayasa sebagai Kajari Badung

  8. Sunandar Pramono sebagai Kajari Tanggamus

  9. Ahmad Latupono sebagai Kajari Jayawijaya

  10. Romy Arizyanto sebagai Kajari Jambi

  11. Akwan Anas sebagai Kajari Samosir

  12. Ariyanto Novindra sebagai Kajari Sumba Timur

  13. Muib sebagai Kajari Bantul

  14. Andre sebagai Kajari Kuantan Singingi

  15. Denny Iswanto sebagai Kajari Seruyan

  16. Winro Tumpal Halomoan Haro Munthe sebagai Kajari Kabupaten Bogor

  17. Neneng Rahmadini sebagai Kajari Cimahi

  18. Ricky Parlin Jahyamanda sebagai Kajari Metro

  19. Suseno sebagai Kajari Pasuruan

  20. Sundoro Adi sebagai Kajari Tanjung Pinang

  21. Naungan Harahap sebagai Kajari Tapanuli Utara

  22. Nurdin sebagai Kajari Morowali

  23. Arief Indra Kusuma Adhi sebagai Kajari Jakarta Barat

  24. Heberth Pesta Hutapea sebagai Kajari Tarakan

  25. Didik Haryanto sebagai Kajari Maluku Tengah

  26. Aditya Rakatama sebagai Kajari Tangerang Selatan

  27. Jainah sebagai Kajari Hulu Sungai Tengah

  28. Ivan Hebron Siahaan sebagai Kajari Kaur

  29. Heru Kamarullah sebagai Kajari Ciamis

  30. Andi Rio Rahmat Rahmatu sebagai Kajari Bima

  31. Suci Wijayanti sebagai Kajari Cianjur

  32. Ibnu Firman Ide Amin sebagai Kajari Lampung Selatan

  33. Ali Toatubun sebagai Kajari Toli-Toli

  34. Salomina Meyke Saliama sebagai Kajari Kendal

  35. Muhammad Ruslan sebagai Kajari Jembrana

  36. Asep Sunarsa sebagai Kajari Landak

  37. Rajendra Dharmalingga Wiritanaya sebagai Kajari Pidie

  38. Erianto sebagai Kajari Kota Banjar

  39. Aji Kalbu Pribadi sebagai Kajari Kutai Kartanegara

  40. Muchsin sebagai Kajari Banjarmasin

  41. Andri Kurniawan sebagai Kajari Yogyakarta

  42. Regie Komara NA sebagai Kajari Majalengka

  43. Andi Herman sebagai Kajari Buol

  44. Anggara Suryanagara sebagai Kajari Tanjung Perak

  45. Denny Wicaksono sebagai Kajari Tabalong

  46. Andhy Hermawan Bolifaar sebagai Kajari Karimun

  47. Ratih Andrawina Suminar sebagai Kajari Batang

  48. Rizky Fachrurrozi sebagai Kajari Indragiri Hulu

  49. David Razi sebagai Kajari Tojo Una-Una

  50. Andi Reny Rummana sebagai Kajari Grobogan

  51. Ikram Mhd Saleh sebagai Kajari Donggala

  52. Dinar Kripsiaji sebagai Kajari Sleman

  53. Putri Ayu Wulandari sebagai Kajari Kulon Progo

  54. Bayu Novrian Dinata sebagai Kajari Lombok Tengah

  55. Diana Wahyu Widiyanti sebagai Kajari Kota Bekasi

  56. Muhammad Yuris Rawando sebagai Kajari Nabire

  57. Adung Sutranggono sebagai Kajari Kota Malang

  58. Johannes Harysuandy Siregar sebagai Kajari Indragiri Hilir

  59. Arif Mirra Kanahau sebagai Kajari Belu

  60. Andi Helmi Adam ebagai Kajari Bulungan

  61. Mohtar Arifin sebagai Kajari Bombana

  62. Agus Chandra sebagai Kajari Kabupaten Cirebon

  63. Taruli Phalti Patuan sebagai Kajari Purbalingga

  64. Agung Pamungkas sebagai Kajari Kotabaru

  65. Mahfuddin Cakra Saputra sebagai Kajari Sumbawa Barat

  66. Mohamad Rohmadi sebagai Kajari Bojonegoro

  67. Lapatawe sebagai Kajari Palu

  68. Rio Aditya Arifiansyah sebagai Kajari Wajo

  69. Agita Tri Moertjahjanto sebagai Kajari Sibolga

  70. Agus Rujito sebagai Kajari Kota Semarang

  71. Abdurrachman sebagai Kajari Karanganyar

  72. Alfian Bombing sebagai Kajari Tebo

  73. Yosef Umbu Hina Marawali sebagai Kajari Timor Tengah Selatan

  74. Ade Indrawan sebagai Kajari Bengkalis

  75. Edwin Ignatius Beslar sebagai Kajari Kotawaringin Timur

  76. Andi Fitriana sebagai Kajari Kepulauan Talaud

  77. Marlambson Carel Williams sebagai Kajari Pekanbaru

  78. Nanang Dwi Priharyadi sebagai Kajari Batubara

  79. Adief Swandaru sebagai Kajari Pulang Pisau

  80. Mohammad Nasir sebagai Kajari Palembang

  81. Aka Kurniawan sebagai Kajari Kabupaten Tasikmalaya

  82. Kiki Yonata sebagai Kajari Musi Banyuasin

  83. Bohal Parlambohan Lubis sebagai Kajari Rejang Lebong

  84. Hadiman sebagai Kajari Pati

  85. Ardian sebagai Kajari Kota Tegal

  86. Ujang Sutisna sebagai Kajari Tuban

  87. Todo Batara Silalahi sebagai Kajari Konawe Selatan

  88. Rahmad Isnaini sebagai Kajari Serdang Bedagai

  89. Abdul Halim sebagai Kajari Barito Timur

  90. Nur Wahyu Bintari sebagai Kajari Lebong

Daftar lengkap mencakup perubahan perwakilan Kajari di seluruh Indonesia, dari wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, hingga daerah Timur Indonesia, meliputi beberapa nama baru yang dipercaya mengemban amanah kepemimpinan di daerahnya masing-masing.

Baca Juga:Jawa Tengah Terbanyak! 5 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026, Terbaru Bupati Pemalang

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emiten Kongsi Aguan - Salim PANI dan CBDK Catat Lonjakan Laba, Apa Penopangnya?
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita di Jakarta Barat Dipicu Pesan WhatsApp di Ponsel Pelaku
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Vandalisme Sasar Kereta Antik ‘Mbah Gleyor’ Peninggalan Bupati Kediri di Kandat
• 46 menit laluberitajatim.com
thumb
Marak OTT Kepala Daerah, Tito Bicara Evaluasi Pilkada-Perkuat Sekolah Partai
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Menperin: Indonesia Bukan Lagi Pasar, Harus Jadi Basis Produksi Otomotif
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.