Pantau - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Serang, Perumda Tirta Albantani, menerima bantuan hibah berupa fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mobile dari Pemerintah Kota Gyeongju, Korea Selatan, untuk memperluas akses air bersih di kawasan pesisir Kabupaten Serang.
Direktur Utama Perumda Tirta Albantani Eli Mulyadi mengatakan SPAM Mobile diprioritaskan untuk menjangkau desa-desa di wilayah utara yang belum memiliki akses pipanisasi air bersih.
Wilayah prioritas meliputi Kecamatan Pontang, Tirtayasa, dan Tanara yang dikenal sebagai kawasan Pontirta.
SPAM Mobile Diproyeksikan Layani Hingga 1.000 Sambungan RumahEli Mulyadi mengungkapkan, "Bantuan hibah SPAM Mobile ini dirancang untuk menyedot air baku dari sungai kecil atau rawa payau, kemudian masuk ke instalasi untuk diolah menjadi air bersih sebelum disalurkan ke masyarakat."
Satu unit SPAM Mobile diproyeksikan mampu melayani hingga 1.000 Sambungan Rumah (SR).
Perumda Tirta Albantani telah memetakan sekitar 10 titik sumber air baku di wilayah Pontirta.
Sebanyak 10 unit SPAM Mobile direncanakan disiapkan untuk melayani kawasan tersebut.
Mekanisme penyaluran air bersih dan penetapan tarif kepada masyarakat masih dalam tahap pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Serang.
Skema yang sedang dikaji meliputi layanan gratis kepada masyarakat.
Opsi lain yang dibahas adalah pemberian subsidi.
Pemerintah juga mempertimbangkan kolaborasi dengan pemerintah desa melalui pemanfaatan dana desa untuk menanggung biaya operasional bahan bakar dan listrik mesin.
Kerja Sama Berlanjut ke Investasi SPAM PermanenSelain penyerahan hibah, delegasi Korea Selatan menyepakati tindak lanjut investasi dengan skema Business to Business (B2B).
Investasi tersebut ditujukan untuk pembangunan SPAM permanen di Kecamatan Ciruas dan Kragilan.
Kerja sama strategis ini bermula dari proposal Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang diajukan Pemerintah Kabupaten Serang kepada Korea Selatan pada Desember 2022.
Kepala Divisi Pengolahan Air Limbah Pemerintah Kota Gyeongju, Mr. Ryu Si Chul, menilai kunjungan balasan tersebut bukan sekadar kegiatan teknis.
Menurutnya, kunjungan itu menjadi awal kemitraan jangka panjang dalam membangun sistem air minum yang berkelanjutan di Kabupaten Serang.
Perwakilan KECC, Mr. Lee Sang Hoon, mengungkapkan, "Kami ingin membantu di bagian itu, dan karena di sini juga banyak teknisi, kami ingin bekerja sama agar dapat berkembang bersama."
Lee Sang Hoon mengatakan pihaknya memahami tantangan krisis air bersih dan kekeringan yang sering terjadi di Kabupaten Serang.



