Pramono Sebut Keuangan Jakarta Sangat Sehat, Targetkan Obligasi Daerah Terbit Juni 2027

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pramono mengatakan kondisi keuangan DKI Jakarta dalam kondisi sehat, sehingga sangat memungkinkan untuk menerbitkan obligasi daerah.

Pramono Sebut Keuangan Jakarta Sangat Sehat, Targetkan Obligasi Daerah Terbit Juni 2027. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kondisi keuangan Ibu Kota dalam kondisi sehat, sehingga sangat memungkinkan untuk menerbitkan obligasi daerah. Adapun Pemprov DKI Jakarta akan menerbitkan obligasi daerah senilai Rp5,2 triliun.

Pramono menargetkan skema pembiayaan melalui perjanjian utang dengan investor tersebut akan terbit pada Juni 2027.

Baca Juga:
Pemprov DKI Jakarta Mau Terbitkan Obligasi Daerah, Purbaya Beri Tanggapan Begini

"Yang menyangkut obligasi tentunya Pemerintah DKI Jakarta sebelum memutuskan untuk me-launching obligasi yang rencananya pada bulan Juni tahun depan," kata Pramono di Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Adapun sebelum memutuskan menerbitkan obligasi daerah, Pemprov DKI Jakarta lebih dulu mendengarkan saran dari berbagai lembaga kredibel yang biasa melakukan penertiban obligasi daerah. Tak hanya itu, pihaknya juga berdiskusi dengan pemerintah pusat.

Baca Juga:
Kemenkeu Bakal Kaji Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun, Pramono: Mohon Kajiannya Disegerakan

"Contohnya dengan kemarin dengan IFC World Bank, kemudian dengan Bank Pembangunan Asia, dan sebagainya sebagainya," ucap dia. 

Ia menjelaskan, sebagian dana dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk membiayai pembangunan perpanjangan lintasan LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas. Bila rencana ini sukses, Pramono meyakini penerbit obligasi ini akan menjadi role model bagi daerah lain.

Baca Juga:
Pemprov DKI Naikkan Obligasi Daerah Jadi Rp5,2 Triliun, Digunakan untuk Transportasi dan Kesehatan

"Dengan demikian model ini akan bisa menjadi role model juga bagi daerah lain dan saya meyakini itu akan membawa dampak yang positif bagi keuangan Jakarta juga. Karena keuangan Jakarta itu sebenarnya sehat banget," ucapnya.

Pramono menyebut, Jakarta sebenarnya memungkinkan untuk menerbitkan obligasi senilai Rp20 triliun. Akan tetapi pihaknya lebih sepakat menerbitkan senilai Rp5,2 triliun agar utang obligasi ini tidak membebani Gubernur selanjutnya.

"Kami kalau bisa sampai dengan Rp20 triliun pun bisa untuk itu tapi supaya keuangannya tetap sehat dan apa yang menjadi kekhawatiran salah satunya dari Mendagri jangan sampai ini menjadi beban Gubernur setelah ini saya maka memutuskan maksimum adalah di angka yang Rp5,2 triliun," tuturnya. (Febrina Ratna Iskana) 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tempat di Rumah yang Paling Banyak Kuman
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Coordinating Minister for Political and Security Affairs Says Indonesia Remains Stable
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gubernur Sumut bawa anggota DPRD lihat langsung pembangunan di Nias
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Purbaya Menambah Penempatan Dana SAL di Himbara hingga Hampir Rp400 Triliun untuk Perkuat Likuiditas Perbankan
• 19 jam lalupantau.com
thumb
PSSI Resmi Dukung Gianni Infantino Lanjut Pimpin FIFA, Erick Thohir Ungkap Alasannya
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.