Dampak Kekeringan Meluas, Bantul dan Gunungkidul Berisiko Tinggi

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan dua kabupaten, yakni Bantul dan Gunungkidul, masuk kategori risiko tinggi terdampak kemarau. Bahkan, dampak di Kabupaten Gunungkidul meluas hingga belasan kecamatan.

"Meski secara umum wilayah administratif di DIY kategori rawan bervariasi, namun Kabupaten Bantul dan Gunungkidul lebih masuk kategori paling tinggi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Agustinus Ruruh Haryata, pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, setiap daerah telah dipantau dengan sejumlah indikator, seperti lamanya hari tanpa hujan, rendahnya curah hujan, kondisi vegetasi, tekstur tanah, dan kapasitas debit sumur milik masyarakat. Menurut dia, dua kabupaten itu paling memiliki risiko kerawanan dampak tinggi kekeringan saat kemarau. Terlebih, Agustus ini masuk pada masa puncak musim kemarau.

Baca Juga :

3 Kecamatan di Lamongan Krisis Air Bersih, 741 KK Terdampak
Agustinus mengatakan wilayah terdampak parah kekeringan di Kabupaten Bantul mencakup Kecamatan Bantul, Kecamatan Jetis, Kecamatan Pajangan, dan Kecamatan Pundong. Sementara, Kabupaten Gunungkidul wilayah terdampak parahnya berada di pesisir selatan dan kawasan karst, khususnya di Kecamatan Panggang, Kecamatan Rongkop, dan Kecamatan Tepus.

"Wilayah Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul ini menjadi wilayah paling kritis karena karakteristik geografi, penurunan debit air tanah tercepat, dan ketiadaan sumber air permukaan yang stabil," ujarnya.

Di sisi lain, ia menyatakan Kabupaten Kulon Progo juga terdapat kawasan terdampak kekeringan, khususnya di area Perbukitan Menoreh. Adapun Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta berstatus waspada dengan kategori kerawanan sedang hingga rendah.

Seorang petani menabur pupuk urea pada tanaman padi yang mengalami kekeringan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr

Pihak BPBD Kabupaten Gunungkidul juga menyebut bantuan air bersih hingga awal Agustus ini telah menjangkau 16 kecamatan, kecuali Kecamatan Karangmojo dan Patuk. Sub Koordinator Logistik dan Peralatan Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gunungkidul, Arief Prasetyo, mengatakan ada 15 wilayah yang telah masuk kategori terdampak kekeringan, yakni:
  1. Kecamatan Gedangsari
  2. Kecamatan Girisubo
  3. Kecamatan Nglipar
  4. Kecamatan Panggang
  5. Kecamatan Paliyan
  6. Kecamatan Purwosari
  7. Kecamatan Ponjong
  8. Kecamatan Rongkop
  9. Kecamatan Ngawen
  10. Kecamatan Tanjungsari
  11. Kecamatan Tepus
  12. Kecamatan Saptosari
  13. Kecamatan Semanu
  14. Kecamatan Semin
  15. Kecamatan Wonosari
"Total sudah 700 tangki air bersih telah didistribusikan ke wilayah terdampak kekeringan, baik dari BPBD maupun pihak ketiga," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Tunda Pungutan Pajak Pedagang Online di Marketplace, Peritel: Kami Kecewa
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Bendera Merah Putih: Aturan Penggunaan saat Hari Kemerdekaan
• 8 menit lalukumparan.com
thumb
ART Diduga Disekap di Kelapa Gading, KTP Ditahan hingga Diminta Uang
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Tempat Nonton Live Streaming Piala AFF 2026: Singapura Vs Timnas Indonesia
• 13 jam lalubola.com
thumb
KPK Kembali Periksa Iskandar Sitorus Terkait Pengembangan Kasus Korupsi DJBC
• 7 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.