Sungai Rhine Mengering, Nadi Ekonomi Eropa Terancam Kemarau Panjang

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JERMAN -- Gelombang panas dan kemarau berkepanjangan yang melanda Eropa membuat debit air Sungai Rhine terus menyusut hingga mendekati level terendah dalam sejarah pengamatan. Kondisi tersebut tidak hanya mengubah bentang alam sungai yang menjadi urat nadi perdagangan Eropa, tetapi juga mengganggu aktivitas pelayaran, industri, hingga pasokan logistik di sejumlah negara.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : EPA
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ART di Jakut Telepon ke 110, Ngaku Disekap dan Dimintai Uang
• 13 jam laludetik.com
thumb
Sosialisasi PKB, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Setahun Mendekam di Bui, Nikita Mirzani Rindu Pakai Barang Branded, Ungkap Kondisinya di Rutan Pondok Bambu!
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Komisi I DPR minta TNI dan BIN perkuat deteksi dini cegah gangguan keamanan
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Tol Sawangan-Bojonggede Dilanjutkan, Exit Tol Cipayung Depok Akan Dibangun
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.