Kejar Target TKDN 60 Persen pada 2027, BYD Optimalkan Pabrik Subang

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

PT BYD Motor Indonesia, memastikan kesiapannya dalam memenuhi target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60 persen yang ditetapkan oleh pemerintah mulai tahun 2027.

Saat ini, kandungan lokal dari deretan kendaraan listrik BYD yang dipasarkan di Tanah Air telah melampaui angka 40 persen. Angka tersebut diproyeksikan bakal terus merangkak naik seiring dengan beroperasinya fasilitas produksi lokal milik perusahaan di Subang, Jawa Barat.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik di Subang merupakan langkah nyata dan investasi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat rantai pasok industri otomotif domestik.

"Sebagai bentuk confidence level kami di sisi investasi berbasis industri, sekarang empat major process dari manufacture itu kita letakkan di fasilitas kita di Subang. Yaitu mulai dari stamping, welding, painting, dan assembly. Ini adalah investasi yang paling confidence yang bisa dibuat oleh BYD di Indonesia," ujar Luther di GIIAS 2026, Rabu (5/8/2026).

Guna mengejar target TKDN yang lebih tinggi, BYD mulai menjalin kemitraan dengan para pemasok komponen lokal. Menurut Luther, peningkatan kapasitas volume produksi di pabrik Subang menjadi kunci utama agar industri komponen pendukung di dalam negeri memiliki skala ekonomi yang efisien dan memadai.

"Tentunya industri-industri komponen pendukung adalah hal yang bukan tidak mungkin, karena itu bisa mengoptimalisasi dari sisi purchasing," pungkasnya.

"Tapi memang itu butuh volume, sehingga concern kami saat ini kita tingkatkan dulu volume-nya di sisi manufacture, mengoptimalkan dulu basis produksinya, dan sangat possible kita memberlakukan extension dengan membawa industri-industri pendukung," lanjutnya.

Dalam proses manufaktur saat ini, BYD sebenarnya telah menyerap sejumlah komponen buatan dalam negeri, seperti penggunaan ban dan kaca dari produsen nasional. Kerja sama ini terus dikembangkan baik untuk pemenuhan komponen tier 1 maupun tier 2.

"Tapi just info, pada saat ini pun kami sebenarnya telah bekerja sama dengan beberapa produsen-produsen komponen lokal untuk mendukung tier 1, tier 2 komponen yang mengoptimalisasi pencapaian local content BYD," tambah Luther.

Strategi jangka panjang ini dinilai sejalan dengan regulasi pemerintah untuk memperkuat fondasi industrialisasi nasional. BYD pun memastikan bahwa target TKDN 60 persen telah masuk ke dalam peta jalan bisnis perusahaan, termasuk untuk jajaran model baru yang akan diluncurkan di masa mendatang.

"Tahun depan memang pemerintah menargetkan harus 60 persen, dan kita sudah ke arah situ. Sudah mempersiapkan, bahkan tidak hanya di produk-produk ini saja, dan produk selanjutnya juga comply dengan peraturan pemerintah," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRIN Luncurkan Program Goes to Nobel Prize, Siapkan Ilmuwan Berkelas Dunia
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 7 Agustus 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Momen Prabowo Lihat Pesawat OMC Tanpa Awak hingga Teknologi Giant Sea Wall Karya BRIN
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Penyelundupan 3,4 Kg Ganja Digagalkan, Pelaku 15 Tahun Ditangkap
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Laba BRMS Tersandung, Prospek Jangka Panjang Dinilai Tetap Menarik
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.