Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah di bawah kepemimpinannya akan selalu berada di jalan yang benar. Berbagai kebijakan yang dibuatnya diklaim selalu berdasar akal sehat.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara Peluncuran dan Bedah Buku “10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia” di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8).
Awalnya, Prabowo menyinggung bahwa menjadi seorang pemimpin tidaklah rumit. Hanya ada dua hal yang selalu ia pegang teguh dari mentornya mantan Gubernur NTT Aloysius Benedictus Mboi (Ben Mboi).
"Menjadi pemimpin sebetulnya tidak rumit. Ingat dua hal beliau sampaikan kepada saya: Love your people, cintai rakyatmu, gunakan akal sehat," ujar Prabowo.
Ia bilang, segala kebijakan yang dilakukan pemerintah selama ini berdasarkan pada akal sehat. Dengan begitu, hasilnya akan langsung dirasakan masyarakat.
"Jadi kebijakan itu akal sehat. Kebijakan hilirisasi, kebijakan swasembada, semua itu akal sehat. Manakala keputusan yang kita ambil adalah didasari oleh cinta kepada rakyat dan akal sehat, kita tidak akan meleset. Hasilnya akan cepat kelihatan," tutur dia.
"Swasembada pangan sangat akal sehat. Swasembada pangan itu sebetulnya sangat-sangat mendasar. Mereka yang tidak paham swasembada pangan, negaranya tidak aman," lanjutnya.
Ia lalu juga menyinggung pesan dari mentornya yang lain, eks Gubernur Jatim Muhammad Noer alias Cak Noer. Darinya, Prabowo mendapat pesan untuk berpihak pada rakyat kecil.
"Pemimpin bekerja agar orang yang paling lemah, orang yang kecil, orang yang paling miskin bisa senyum, bisa ketawa. Artinya kalau orang yang sangat lemah, sangat tidak berdaya bisa senyum dan ketawa, dia mulai punya harapan. Kita bekerja memberi harapan kepada rakyat kita yang paling tidak berdaya," ujar Prabowo.
"Saya kira we will always be on the right track, kita akan selalu berada di jalan yang benar," pungkasnya.





