Xabi Alonso Terkesan dengan Marco Palestra, Rekrutan Baru Chelsea Langsung Nyetel saat Bungkam AC Milan di GBK

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Manajer Chelsea, Xabi Alonso memuji proses adaptasi cepat rekrutan anyar Marco Palestra setelah timnya mengalahkan AC Milan dengan skor 3-0 pada laga pramusim Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu 8 Agustus 2026. 

Alonso menilai pemain berusia 21 tahun tersebut mampu menunjukkan fleksibilitas bermain dan memberikan dampak positif meski ditempatkan di posisi berbeda.

Baca Juga :
Ruben Amorim Bicara Perubahan Total AC Milan Usai Lawan Chelsea di GBK
Xabi Alonso Terpukau Atmosfer GBK, Suporter Chelsea Bikin Merinding

Chelsea tampil dominan dalam pertandingan tersebut melalui dua gol Joao Pedro dan satu gol Moises Caicedo. Di balik kemenangan itu, penampilan Marco Palestra menjadi salah satu sorotan karena dinilai cepat menyatu dengan sistem permainan yang diterapkan Alonso.

Pemain Anyar Chelsea, Marco Palestra
Photo :
  • Dok. Chelsea

"Kami senang dia (Marco Palestra) memiliki adaptasi yang sangat baik," kata Xabi Alonso dalam konferensi pers usai pertandingan.

Menurut Alonso, pemain muda yang didatangkan dari Atalanta itu terus menunjukkan perkembangan positif sepanjang tur pramusim. Pengalaman bermain di Liga Italia dinilai membantu Palestra beradaptasi dengan cepat bersama The Blues.

Meski dimainkan di posisi yang berbeda, Palestra mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan memperlihatkan fleksibilitas yang dibutuhkan dalam skema permainan Chelsea.

"Dia (Marco Palestra) memiliki rasa lapar untuk berkembang, untuk memberikan yang terbaik," ujar Alonso.

Pelatih asal Spanyol tersebut menjelaskan bahwa salah satu pendekatan utama yang diterapkannya di Chelsea adalah membangun tim yang memiliki banyak pemain serbaguna. Dengan demikian, setiap pemain diharapkan mampu menjalankan berbagai peran sesuai kebutuhan pertandingan.

Menurut Alonso, prinsip permainan Chelsea tetap sama meskipun pergerakan dan posisi pemain dapat berubah sesuai situasi di lapangan. Ia ingin timnya menjadi lawan yang sulit diprediksi melalui fleksibilitas dalam bermain.

"Prinsip-prinsipnya tetap sama, namun pergerakannya bisa berubah. Kami ingin menjadi tim yang sulit ditebak, kami ingin menjadi fleksibel, kami ingin menjadi ancaman," katanya.

Alonso menambahkan bahwa sistem permainan hanyalah titik awal. Setelah itu, pemain dituntut mampu melakukan pergerakan, rotasi, dan menciptakan dinamika permainan agar tim memiliki lebih banyak variasi saat menyerang maupun bertahan.

"Sejauh ini, kami tidak terpaku pada satu ide saja. Kami ingin memiliki sebanyak mungkin opsi yang tersedia," ujar Alonso.

Baca Juga :
Kalah Telak dari Chelsea, Ruben Amorim Justru Terpukau dengan Fans AC Milan di Indonesia
Chelsea Bantai AC Milan 3-0 di SUGBK, Joao Pedro jadi Bintang Indonesia Super Cup 2026
Indonesia Makin Dilirik Klub Dunia, Erick Thohir Sebut Sinyal Positif Industri Olahraga

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian PU Tangani Kekeringan di 492 Lokasi, Menteri Dody: Air Fondasi Pembangunan
• 20 jam lalucumicumi.com
thumb
Rekaman Anjing Militer Israel Tunjukkan Terowongan Berisi Puluhan Roket di Gaza | KOMPAS PAGI
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan Bersih
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Guru Ngeluh Urus Ompreng MBG, Bos BGN: Itu Seharusnya...
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Perbedaan Butter dan Margarin
• 20 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.