Jawa Barat Disebut Daerah Empuk untuk Tindak Kejahatan, Dedi Mulyadi Ajak Warga dan Elemen Ini untuk Lawan

grid.id
11 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi ajak warga untuk melawan segala bentuk tindak kejahatan dan bisnis gelap ramai jadi sorotan. Ya, pria yang akrab disapa KDM itu mengaku daerah Jawa Barat memang sering disebut jadi lokasi sasaran empuk kejahatan.

Hal ini pun diakui sendiri oleh Dedi Mulyadi, dan ia sampaikan belum lama ini di media sosialnya.

“Jawa Barat menjadi daerah yang sangat empuk untuk dilakukannya operasi kejahatan yang terstruktur di berbagai tempat,” ujar Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari Instagram @dedimulyadi71, Senin (10/8/2026).

Tak berhenti sampai di situ, Dedi juga mengingatkan banyak yang menjual obat-obatan keras ilegal seperti tramadol. Dimana hal itu sering disalahgunakan.

Yakni untuk meningkatkan nyali dalam berbuat kejahatan, yakni mulai dari menjambret, membacok, hingga membunuh.

"Tramadol yang disalahgunakan membuat orang memiliki nyali tinggi. Mereka berani melakukan penjambretan, membacok, bahkan sampai membunuh," imbuh Dedi Mulyadi.

Dan imbas dari hal itu, Jawa Barat menjadi daerah yang sangat empuk untuk dipakai melakukan operasi kejahatan terstruktur. Bahkan sampai begal dan TPPO.

"Jawa Barat menjadi daerah yang sangat empuk untuk dilakukannya operasi kejahatan yang terstruktur di berbagai tempat.

Mulai dari pencopetan, penjambretan, pencurian, pembegalan, TPPO, hingga berbagai jenis kejahatan lainnya," ungkap Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut, Dedi meminta agar lingkungan di Jawa Barat tidak menjadi tempat orang yang melakukan bisnis gelap.

"Jangan biarkan lingkungan kita menjadi tempat orang berbisnis gelap yang melahirkan kejahatan-kejahatan baru.

 

Orang minum tramadol bisa berbuat kejahatan, orang dalam keadaan mabuk juga bisa berbuat kejahatan," imbuh Dedi.

Terakhir, selain Dedi Mulyadi ajak warga untuk melawan segala bentuk tindak kejahatan dan bisnis gelap, ia juga meminta seluruh elemen masyarakat hingga pemerintah ikut turut serta.

"Saya mengajak seluruh elemen, mulai dari RT, RW, kepala desa, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek, Polres, hingga Polda Jawa Barat, untuk terus memperkuat sinergi dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan," ujar Dedi Mulyadi.

"Hilangkan rasa takut, karena rasa takut itu membuat mereka nyaman beroperasi," tandasnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Angka Penceraian Tinggi, Puluhan Bocah di Sidoarjo Minta Dispensasi Nikah
• 8 jam laluberitajatim.com
thumb
Meta Luncurkan Model AI Terbuka Muse Glimmer, Bisa Dijalankan di PC
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Puncak El Nino Agustus-September, BNPB Kerahkan Puluhan Armada Hadapi Karhutla
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Mensesneg Prasetyo Hadi Tanggapi Isu Pratikno Sakit dan Mundur dari Menko PMK
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sidang Perdana Dugaan Korupsi Kuota Haji Yaqut Digelar Hari Ini
• 12 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.