"Kalau Kami Enggak Bergerak, Siapa Lagi?" Pemuda Bekasi Patungan Perbaiki Fasilitas Umum

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Sejumlah pemuda di Kota Bekasi rela menyisihkan penghasilan dan patungan menggunakan uang pribadi untuk memperbaiki fasilitas umum yang kurang terawat.

Mereka tergabung dalam komunitas Generasi Burgeract yang rutin turun ke lapangan untuk memperbaiki jalan rusak, membersihkan halte, hingga membuat fasilitas sederhana seperti bangku bagi warga.

"Untuk pendanaannya, kami masih patungan pribadi dan dana dari saweria masyarakat," ujar salah satu anggota Generasi Burgeract, Jaka Prasetiyo (29), saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (13/8/2026).

Baca juga: Perbaiki Jalan hingga Bersihkan Halte, Aksi 5 Anak Muda Bekasi Hidupkan Semangat Gotong Royong

Menurut Jaka, perlengkapan keselamatan seperti rompi, helm, sepatu boots, hingga alat pengatur lalu lintas juga diperoleh dari hasil patungan anggota dan donasi masyarakat.

Belakangan, sejumlah merek turut memberikan dukungan untuk kegiatan komunitas tersebut.

Meski demikian, keterbatasan biaya masih menjadi salah satu tantangan bagi mereka untuk terus melakukan aksi perbaikan fasilitas umum.

Selain menggunakan dana pribadi, para anggota Generasi Burgeract harus meluangkan waktu setelah menyelesaikan pekerjaan utama mereka.

Jaka mengatakan, kegiatan biasanya dilakukan pada malam hingga dini hari.

Waktu tersebut dipilih agar pekerjaan mereka tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan.

"Kami biasanya perbaiki dari jam 12 malam sampai pagi. Soalnya kita enggak mau mengganggu pengguna jalan," katanya.

Baca juga: Ormas Geruduk Rumah MC Challenge Hapalan Al Quran Berhadiah Miras di Bekasi

Bagi Jaka, menggunakan uang pribadi untuk kegiatan sosial memang bukan hal yang mudah.

Namun, mereka memilih tetap bergerak karena fasilitas yang diperbaiki berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

"Kalau dipikir-pikir sayang juga pakai uang pribadi. Tapi kalau kami enggak bergerak, ya siapa lagi? Semoga ini jadi amal juga buat kami," ujarnya.

Ia menyadari kemampuan komunitasnya masih terbatas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Karena itu, kegiatan yang dilakukan disesuaikan dengan kemampuan mereka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Challenge Al Quran Berhadiah Miras: 2 Ditangkap, Polisi Buru Pelaku Lain
• 12 jam lalukompas.com
thumb
HNW Dorong Pemuda Parlemen Lanjutkan Peran Sejarah Generasi Muda
• 4 jam laludetik.com
thumb
BMKG Rilis Potensi Awan Cumulonimbus 14-20 Agustus 2026, Tak Ada Wilayah Masuk Zona FRQ
• 41 menit lalukompas.tv
thumb
DPR Bahas RUU Ketenagakerjaan Bareng Buruh, Target Rampung Oktober 2026
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Sinar Mas Land dan Sojitz Hadirkan Meliora, Klaster Hunian Modern Terbaru di Kota Deltamas
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.