Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman mengatakan, pihaknya akan menemui komunitas ojek online (ojol) dan aplikator untuk menyerap aspirasi terkait Peraturan Presiden (Perpres) tantang Ojol.
Hal itu ia sampaikan setelah DPR dan pemerintah melaksanakan rapat finalisasi Perpres Ojol di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (18/8).
“Kami akan mengajak ketemu dan menyerap aspirasi final kepada teman-teman komunitas asosiasi ojol dan juga aplikator,” ungkap Maman dalam konferensi pers.
Dia menjelaskan, pemerintah dan DPR telah menyepakati bahwa Perpres Ojol tidak hanya mengatur terkait ojol angkutan penumpang, tetapi juga mengatur soal angkutan barang dan makanan.
“Karena menurut kita ini juga ekosistemnya cukup luas yang perlu kita amankan dan kita jaga,” jelas Maman.
Menurut Maman, kebijakan itu dibuat agar pengemudi ojol tidak hanya mengandalkan pendapatan dari menarik penumpang, tetapi juga bisa mendapat penghasilan dari kegiatan yang lain.
“Pada prinsipnya tujuannya adalah bagaimana saudara-saudara kita ojol betul-betul bisa tumbuh, bisa sejahtera dan mereka tidak hanya sekedar mendapatkan pendapatan dari penarikan ojol saja, tapi dari usaha-usaha yang lainnya,” kata dia.
“Saya pikir itu dan juga ekosistem yang terlibat seperti UMKM merchant yang berjualan di dalam ekosistem transportasi online ini juga bisa tumbuh dan juga terjaga pendapatan ekonominya,” tambah Maman.
Adapun dalam rapat finalisasi Perpres Ojol hari ini, dari pemerintah turut dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Kemudian, Menteri Komdigi Meutya Hafid, Wakil Menteri Hukum Eddy Hiariej, Wamen Komdigi Nezar Patria, Wamendagri Bima Arya, COO BPI Danantara Dony Oskaria.
Sedangkan, dari DPR dihadiri oleh Wakil Ketua DPR Sufmi dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsuridjal. (saa/dpi)




