JAKARTA, KOMPAS.TV - Ahli waris korban meninggal dunia akibat gempa bumi M7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) lalu, akan mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan, per hari ini, Rabu (19/8/2026), jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT sebanyak 70 orang.
Sementara nominal bantuan yang sudah dikucurkan Kemensos untuk penanganan dampak gempa bumi tersebut mencapai kisaran Rp14 miliar.
“Per hari ini, telah disampaikan sebelumnya, ada 70 orang meninggal dunia, 665 orang luka-luka, sekarang masih dalam proses asesmen karena ada yang luka berat, ada yang luka sedang, dan ada yang luka ringan,” kata dia di Jakarta, Rabu, dilaporkan jurnalis KompasTV, Iksan Apriansyah.
Baca Juga: Gus Ipul Sebut Kemensos Sudah Kucurkan Rp14 M untuk Gempa NTT, Ini Rinciannya
“Nanti santunan ahli waris kita berikan kepada 70 orang yang meninggal dunia, masing-masing Rp15 juta,” tegas pria yang akrab disapa Gus Ipul itu.
Menurut dia, pihaknya juga telah memberi dukungan untuk 199 korban luka berat dengan nominal masing-masing Rp5 juta.
“Jumlah untuk sementara korban yang luka berat yang diberikan dukungan oleh Kementerian Sosial berjumlah 199 orang, masing-masing Rp5 juta, nilainya lebih dari Rp900 juta,” sebutnya.
Ia juga menjelaskan, menurut data sementara, jumlah pengungsi sebanyak 31 ribu lebih orang dan 16 ribu KK terdampak.
Dalam kesempatan itu, Saifullah juga memerinci item bantuan yang disalurkan Kemensos antara lain beras reguler hingga paket sembako dan pendirian dapur umum.
“Karena ini adalah uang rakyat, maka itu kami sampaikan rinciannya di sana. Apa saja bantuannya? Beras reguler 48 ton, nilainya Rp600 juta lebih. Sembako 7.500 paket, nilainya lebih dari Rp2 miliar,” jelasnya.
Baca Juga: Gempa NTT: Rincian Jumlah Rumah Rusak dan Pengungsi Menurut BNPB per 18 Agustus 2026
“Kemudian ada perlengkapan pengungsian dan dapur umum di tujuh titik. Jadi ada tujuh dapur umum yang didirikan,” imbuhnya.
Di antaranya di Kabupaten Manggarai, Sikka, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, dan Ngada.
“Ada juga buffer stock logistik, nilainya lebih dari Rp4 miliar,” tutur Gus Ipul.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- gempa bumi ntt
- mensos
- saifullah yusuf
- santunan korban gempa ntt
- gempa ntt
- korban gempa





