Dinamai Pasanggrahan Pancarasa, Dedi Mulyadi Buka Taman Gedung Sate untuk Umum

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Dedi Mulyadi membuka taman Gedung Sate untuk umum. Sang gubernur memberikan nama "Pasanggrahan Pancarasa".

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi membuka kawasan taman Gedung Sate, Kota Bandung untuk masyarakat. Kawasan ini akan dibuka setelah proses renovasi selesai.

Perubahan Nama

Kawasan tersebut sebelumnya dikenal sebagai pelataran Gedung Sate. Kini namanya diganti menjadi Pasanggrahan Pancarasa. Pemilihan ini berkaitan dengan makna lima indera manusia.

"Kita ini punya lima rasa. Punya mata harus melihat, punya telinga harus mendengar, punya hidung harus menghisap, punya lidah harus berucap, punya hati harus ikhlas," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya, kawasan tersebut memiliki sejarah sebagai tempat berkumpul masyarakat dari berbagai daerah kerajaan. Kabar baiknya, kini proses penataan dan renovasi telah selesai.

"Pasanggrahan itu tempat berkumpul, alun-alun. Dulu berkumpulnya di Pasanggrahan itu orang pakai kuda daerah kerajaan," jelasnya.

"Sudah dibuka. Tapi rumputnya jangan diinjak," jelasnya.

Lebih lanjut, sang gubernur juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan di sekitar Gedung Sate. Hal ini lataran pada Senin (17/8/2026) telah dilakukan penutupan jalan. Penutupan jalan juga dilakukan karena adanya rangkaian upacara HUT ke-81 RI.

"Saya menyampaikan ucapan permohonan maaf pada seluruh pengguna jalan di sekitar Gedung Sate pada hari kemarin mengalami penutupan karena kegiatan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI dan upacara penurunan bendera merah putih," katanya.

Upacara HUT ke-81 di Halaman Gedung Sate

 

Setelah Dedi Mulyadi membuka taman Gedung Sate untuk umum, sang gubernur juga melaksanakan upacara peringatan HUT ke-81 RI di Pasanggrahan Pancarasa tersebut. Hal ini membawa suasana yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Ini pertama ya, bayangin aja Pemprov Jabar selama ini menggunakan tempat upacara di Gasibu. Kemudian kalau berkibar bendera, terekam dari kamera yang muncul tuh hotel," ujar Dedi, dikutip dari Tribun Jabar. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Datang-Pergi, Birokrasi Tetap: Membaca 15 Tahun Jakarta dari Orang Dalam
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tim URC Pegasus Polres Jeneponto Bekuk Residivis Pencurian Emas di Tamalatea
• 9 jam laluterkini.id
thumb
KBRI Kairo Bawa Semangat HUT Ke-81 RI lewat Olahraga hingga Diplomasi Budaya
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DPR Setujui 14 Calon Hakim MA, Dugaan Rekayasa dalam Proses Seleksi Mencuat
• 21 jam lalukompas.id
thumb
3 WN Israel Diusir dari Gym di Bali karena Bersikap Kasar ke Karyawan
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.