PGUN Bantah Isu Akuisisi BYAN, Tegaskan Belum Ada Rencana

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Salah satu emiten milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) membantah kabar mengenai rencana pengambilalihan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang sempat beredar di pasar.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur PGUN Tamlikho dalam keterbukaan informasi sebagai jawaban atas permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/8/2026).

Menurut Direktur PGUN Tamlikho, perseroan maupun grup usaha tidak memiliki rencana untuk membeli atau mengakuisisi saham BYAN.

“​​Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, Perseroan maupun Grup belum memiliki rencana untuk melakukan akuisisi atas saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN),” ujar Tamlikho.

Dia juga menyatakan perseroan tidak mengetahui sumber maupun kebenaran informasi mengenai rencana pengambilalihan BYAN tersebut. Hingga kini, perseroan tidak memiliki informasi yang dapat mengonfirmasi adanya aksi korporasi tersebut.

Belum Ada Pemberitahuan dari Pemegang Saham Pengendali

Dia menegaskan perseroan belum menerima informasi resmi dari pemegang saham pengendali maupun pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) mengenai rencana akuisisi BYAN.

"​​Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, perseroan belum menerima konfirmasi ataupun pemberitahuan resmi dari Pemegang Saham Pengendali maupun UBO terkait adanya rencana ataupun Informasi/Fakta Material mengenai akuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN),” tegas Tamlikho.

Baca Juga: Emiten Milik Haji Isam Bantah Akuisisi 62,25 Saham BYAN

Baca Juga: Diinginkan Haji Isam, tapi BYAN Dapat Status Khusus Ini dari BEI

Baca Juga: Saham BYAN Ambruk 14%, IHSG Terseret Turun 1% ke Level 6.384,22

Karena belum ada rencana akuisisi, dia menyatakan tidak memiliki jadwal maupun timeline transaksi BYAN yang perlu disampaikan kepada publik.

Dia juga memastikan hingga saat ini tidak terdapat informasi atau kejadian material lain yang belum diungkapkan kepada publik.

"Hingga saat ini belum ada rencana resmi dari perseroan maupun grup usaha untuk mengakuisisi saham BYAN," pungkas dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Oknum Guru SD di Takalar Ditahan, Diduga Rekam Mahasiswi KKN Diam-Diam di Toilet
• 3 menit lalurctiplus.com
thumb
MSIG Life Catat Bayar Klaim Asuransi Peserta Rp 545 Miliar Sepanjang Semester I-2026, Ini Rinciannya
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Kejuaraan Dunia BWF 2026: Hilang Fokus Bikin Bimo/Arlya Terhenti di 32 Besar
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Serangan Rusia di Kiev Tewaskan 12 Orang, 33 Lainnya Terluka
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pramono Ungkap Sumber Polusi Jakarta: Tak Hanya dari Kendaraan
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.