Andre Rosiade Kawal Aspirasi Warga Pessel, Jembatan Gantung Duku-Subarang Solok Segera Rampung

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Pesisir Selatan -

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade terus mengawal realisasi pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan. Andre pun melakukan peninjauan pengerjaan Jembatan Gantung Duku-Subarang Solok 1 di Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan.bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi.

Jembatan sepanjang 100 meter dengan nilai anggaran sekitar Rp10,5 miliar itu dibangun kembali setelah jembatan lama putus akibat bencana banjir pada 2024. Andre memastikan pekerjaan jembatan tersebut terus dikebut dan dijadwalkan rampung dalam waktu dekat.

Andre mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Duku-Subarang Solok 1 merupakan realisasi aspirasi masyarakat yang selama ini disampaikan kepadanya. Ia menyebut pembangunan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui DPR RI dapat diwujudkan melalui dukungan pemerintah pusat.

"Alhamdulillah, aspirasi masyarakat untuk merealisasikan Jembatan Duku Seberang Solok ini telah kita eksekusi. Jembatan gantung ini memiliki panjang 100 meter dengan nilai anggaran sebesar Rp10,5 miliar," kata Andre yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Baca juga: Sidak SPBU di Sumbar, Andre Rosiade Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

Menurut Andre, pembangunan kembali jembatan tersebut tidak terlepas dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Jembatan yang sebelumnya terputus akibat banjir kini kembali dibangun sehingga akses masyarakat Duku dan sekitarnya dapat segera pulih.

"Ini merupakan bentuk komitmen dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebagaimana kita ketahui, jembatan sebelumnya putus akibat banjir. Alhamdulillah, di masa pemerintahan Presiden Prabowo, jembatan ini dapat dibangun," ujarnya.

Andre yang juga merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan dirinya akan terus memastikan kebutuhan masyarakat Sumbar mendapat perhatian pemerintah pusat. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo, Menteri Pekerjaan Umum, serta jajaran BPJN Sumbar yang telah bekerja keras merealisasikan pembangunan jembatan tersebut.

"Ini juga merupakan wujud komitmen kami sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, partainya Presiden Prabowo. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Menteri PUPR, serta Pak Andi dan jajaran BPJN Sumatera Barat yang telah bekerja keras merealisasikan pembangunan ini," katanya.

Baca juga: Kawal Kasus LRT City, Andre Rosiade Pastikan Pemerintah Hadir Bereskan Masalah

Dalam kunjungan tersebut, Andre tidak hanya memastikan pembangunan fisik jembatan berjalan, tetapi juga langsung menampung sejumlah aspirasi lanjutan dari masyarakat. Salah satunya terkait kebutuhan pagar pengaman atau railing pada jalan masuk jembatan. Aspirasi itu disampaikan karena warga khawatir anak-anak yang bermain di sekitar jembatan dapat terjatuh. Andre langsung berkoordinasi dengan pihak BPJN agar pengaman tersebut segera dieksekusi.

Selain pagar pengaman, Andre juga merespons keluhan masyarakat mengenai kondisi jembatan yang masih minim penerangan pada malam hari. Ia menyatakan akan menambahkan lampu tembak di bagian tengah jembatan sehingga akses tersebut lebih terang dan aman digunakan masyarakat, terutama pada malam hari.

"Karena area tengah jembatan masih gelap, kita akan menambahkan lampu tembak di bagian tengah agar jembatan terang dan aman dilalui masyarakat pada malam hari," ujar Andre.

Aspirasi lain datang terkait akses menuju pandam kuburan yang berada di kawasan tersebut. Warga mengusulkan pengerasan jalan atau rabat beton sepanjang kurang lebih satu kilometer. Andre menyatakan siap membantu dengan menyumbangkan 400 sak semen. Ia meminta pemerintah nagari bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pekerjaan tersebut.

"Untuk penambahan jalan rabat beton menuju pandam kuburan, kami bantu menyumbang 400 sak semen. Mohon Pak Wali Nagari beserta masyarakat dapat bergotong-royong dalam pengerjaannya," katanya.

Wali Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, Eridal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Andre Rosiade serta pemerintah pusat dan daerah yang telah membantu mewujudkan pembangunan kembali jembatan tersebut. Menurutnya, Jembatan Gantung Duku-Subarang Solok 1 memiliki arti penting bagi masyarakat setelah jembatan lama rusak dan putus akibat banjir pada 7-8 Maret 2024.

"Atas nama Pemerintah Nagari Duku banyak mengucapkan terima kasih kepada Bapak Anggota DPR RI, kebanggaan kami, Bang Andre Rosiade, dan juga kepada Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kabupaten, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun pusat," kata Eridal.

Dia juga meminta bantuan untuk pengerasan akses menuju pandam kuburan milik sejumlah suku di Nagari Duku, yakni Suku Tanjung, Jamba, Melayu, dan Caniago, yang membutuhkan rabat beton sekitar satu kilometer.

Sementara itu, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Duku-Subarang Solok 1 hampir mencapai progres fisik dan keuangan 100 persen. Meski demikian, sejumlah pekerjaan penyelesaian masih dilakukan di lapangan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Jembatan tersebut berada di bawah PPK 2.4 Provinsi Sumatera Barat, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Elsa menjelaskan, jembatan tersebut merupakan salah satu jembatan gantung yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Pesisir Selatan pada 2024. Pekerjaan pembangunan memiliki masa pelaksanaan 240 hari kalender dengan nilai kontrak terakhir Rp10,55 miliar. Secara teknis, jembatan memiliki bentang 100 meter dan lebar jalur 1,80 meter, dengan bangunan atas berupa rangka baja tipe rigid simetris tiga panel.

Baca juga: Andre Rosiade: Datangkan Adhi Karya, Komisi VI DPR-Danantara Kawal soal LRT City

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Pesisir Selatan Jaferi juga hadir dalam peninjauan tersebut. Kehadiran jajaran pemerintah daerah, BPJN Sumbar, pemerintah kecamatan dan nagari menunjukkan koordinasi lintas pemerintahan dalam memastikan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat berjalan hingga tuntas.

Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Gantung Duku-Subarang Solok 1, masyarakat Duku dan kawasan sekitarnya kembali memiliki akses penghubung yang lebih aman. Infrastruktur tersebut juga diharapkan tidak sekadar memulihkan akses pascabencana, tetapi ikut mendorong aktivitas ekonomi dan pertanian masyarakat Kampung Tarusan dan Duku. Bagi Andre, penyelesaian jembatan ini menjadi bagian dari komitmennya mengawal aspirasi masyarakat Sumatera Barat hingga benar-benar terealisasi di lapangan.




(zap/zap)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dokter: Mata Anak Merah Usai Berenang, Bisa Jadi karena Urine
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kabar Buruk Pengusaha Batu Bara RI, Korea Kini Berpaling ke Rusia
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jenderal Gatot Ingatkan Meritokrasi TNI Terancam jika Jabatan Dipengaruhi Politik
• 8 jam laluokezone.com
thumb
PPP Gelar Rakornas, Bahas Pembentukan Tim Hukum-Rampungkan Muswil
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Cerita Petugas Pemkot Depok Temukan Bagian Tubuh Korban Mutilasi
• 16 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.