JOMBANG, KOMPAS.TV - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan enam helikopter telah disiapkan sebagai ambulans udara untuk menjangkau daerah-daerah yang terisolasi.
Budi menyebut ambulans udara ini diperlukan untuk pasien di daerah terisolasi yang membutuhkan penanganan darurat.
Menkes mencontohkan pengalaman saat penanganan korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, banyak korban yang mengalami patah tulang sehingga memerlukan perawatan cepat.
"Sepanjang perjalanan itu harus dirawat cepat kan, kalau enggak bisa, jadi infeksi, segala macam penyakit keluar dari sana. Padahal, di rumah sakitnya bisa lima sampai enam jam," kata Budi di Jombang, Jawa Timur, Kamis (20/8/2026).
"Jadi, kita bekerja sama dengan Basarnas, Polri dan TNI. Ada enam helikopter yang pulang pergi, helikopter datang bisa bawa dokternya, karena terisolasi kan mereka, lalu pulang bawa pasiennya, langsung dibawa ke rumah sakit bisa dioperasi."
Baca Juga: Wamendikdasmen: 177.678 Siswa Terdampak Gempa NTT, 502 Sekolah Rusak Berat
Untuk penanganan pascagempa di NTT, Budi menjelaskan Kemenkes juga membangun dua rumah sakit lapangan yang bisa melakukan tindakan operasi.
Menkes mengatakan, secara umum, ambulans udara dioperasikan jika terjadi gawat darurat medis di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T). Budi menyebut ambulans udara sudah sering dioperasikan di wilayah Papua.
"Sudah jalan juga kan di Papua, sering dipakai juga ambulans udara ini, nanti akan kita rapikan," kata Budi Gunadi dikutip dari Antara.
"Memang tidak semua lokasi membutuhkan, tetapi lokasi-lokasi yang remote dan membutuhkan emergency layanan kesehatan dan jauh dari rumah sakit, perlu kita fasilitasi."
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung ambulans udara saat menyamaikan pidato kenegaraan di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).
Prabowo berencana membuat unit ambulans udara menggunakan helikopter dan pesawat kecil untuk menjangkau daerah-daerah dengan akses sulit.
Baca Juga: Prabowo Siapkan Ambulans Udara, Soroti Ibu Meninggal Karena Harus Jalan 7–9 Jam Untuk Melahirkan
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- ambulans udara
- budi gunadi sadikin
- menteri kesehatan
- helikopter ambulans udara
- gempa ntt
- kemenkes





