Polresta Tangerang Perketat Pengamanan Stasiun dan Gerbang Tol Cegah Pelajar Demo ke Jakarta

republika.co.id
16 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG, – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang memperketat pengamanan di sejumlah objek vital seperti Stasiun Kereta Api dan Gerbang Tol (GT). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi mobilisasi massa, khususnya kelompok pelajar yang hendak mengikuti aksi penyampaian pendapat di Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyatakan bahwa upaya pengamanan tersebut dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya tetap aman dan kondusif.

"Polresta Tangerang dan jajaran akan melaksanakan pengamanan di sejumlah stasiun dan gerbang tol, serta meningkatkan patroli guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," katanya di Tangerang, Senin.

Ia menegaskan, selama proses pengamanan di titik-titik krusial, personel di lapangan akan menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pihaknya tetap menjunjung tinggi serta menghormati hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

"Langkah-langkah akan dilakukan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Polri tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai peraturan perundang-undangan," ujar Kombes Andi.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Skema Pengamanan dan Patroli

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Tangerang Kompol Raden Mochammad Sofian menambahkan, skema yang diterapkan dalam pengamanan ini tidak sekadar penyekatan lalu lintas. Pihaknya lebih fokus pada peningkatan patroli dan pengamanan ketat di titik-titik vital mobilitas masyarakat.

"Intinya kita bukan hanya penyekatan, tetapi pengamanan untuk mengantisipasi adanya pelajar yang ikut-ikutan aksi ke Jakarta. Pengamanan dilakukan di beberapa stasiun, gerbang-gerbang tol, serta meningkatkan patroli wilayah," jelas Kompol Sofian.

Dia menerangkan, pola pengamanan yang dikerahkan bersifat antisipasi guna menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Tangerang tetap kondusif.

Imbauan ke Sekolah dan Pengawasan Medsos

Selain pengamanan fisik di lapangan, pihak kepolisian juga mengedepankan upaya preventif edukatif dengan menerjunkan seluruh Bintara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas) ke sekolah-sekolah di wilayah Tangerang.

"Semua Bhabinkamtibmas dikerahkan ke sekolah-sekolah untuk memberikan imbauan agar para siswa tidak ikut serta dalam kegiatan aksi unjuk rasa dan tetap fokus belajar. Kami berkoordinasi dengan kepala sekolah, guru, hingga Dinas Pendidikan," paparnya.

Polisi juga akan mengimbau pihak sekolah untuk mengisi kegiatan pelajar dengan aktivitas positif, seperti ekstrakurikuler tambahan, sehingga meminimalkan potensi siswa bertolak ke Jakarta.

Terkait langkah pemantauan dan pemetaan di media sosial (medsos) perihal seruan potensi provokasi, Polresta Tangerang menyiagakan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim). "Satuan Reskrim nanti yang akan menangani pengawasan medsos, sudah sejauh mana untuk mengidentifikasi ada beberapa mungkin pelajar yang menggunakan medsos, itu mereka yang akan menangani," kata Kompol Sofian.

Sebelumnya, Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi universitas lain dan koalisi masyarakat sipil berencana menggelar demonstrasi pada Selasa (20/10/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka dua tahun pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Rencananya, aksi akan digelar di dua titik berbeda, yaitu di kawasan Tugu Tani, Jalan Raya Kebon Sirih, dan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MAN 2 Makassar Borong 11 Medali di Ajang Riset Internasional
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Prediksi Isenmulang Vs Java United di BRI Super League: Bisa Menang Lagi?
• 10 jam lalubola.com
thumb
3 Alasan Kenapa Kita Suka Nonton atau Dengar Lagu Sedih Menurut Psikologi
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir Panggilan KPK, Saut Situmorang Komentari Peluang Panggil Paksa
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fondasi Kelembagaan HAM Menguat
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.