Rupiah Menguat ke Rp17.992 per Dolar AS, Pasar Cermati Kebijakan Trump

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada penutupan perdagangan Selasa (20/10/2026), naik 54 poin atau 0,30 persen menjadi Rp17.992 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp18.046 per dolar AS.

Penguatan ini dipengaruhi sejumlah sentimen global, termasuk kebijakan Amerika Serikat terkait sanksi terhadap Rusia.

Ibrahim Assuabi analis mata uang mengatakan, perubahan kebijakan AS terhadap Rusia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan rupiah.

“Perintah eksekutif yang diterbitkan oleh Donald Trump pada Jumat malam (16/10) mencabut sanksi dan tarif utama AS yang berkaitan dengan Rusia, termasuk bea atas barang-barang dari negara tersebut serta penalti bagi pihak yang membeli minyak dan gas Rusia,” ujar Ibrahim dilansir dari Antara.

Dilaporkan bahwa Donald Trump Presiden AS menerbitkan perintah eksekutif untuk memberlakukan undang-undang baru mengenai sanksi terhadap Rusia, tetapi mengecualikan sejumlah tarif dan sanksi dari penerapannya. Dalam ketentuan tersebut, tarif atas barang-barang Rusia dinaikkan sebesar 500 persen.

Perintah itu juga mengatur tarif tambahan sebesar 100 persen terhadap barang-barang dari lima negara pengimpor terbesar minyak dan gas Rusia apabila negara-negara tersebut melakukan pembelian baru mulai 18 Oktober.

Tarif serupa juga berlaku bagi barang-barang dari lima negara yang dinilai berperan dalam memfasilitasi penghindaran sanksi terkait minyak Rusia.

Namun, Trump mengecualikan penerapan tarif tersebut dengan alasan kepentingan nasional AS. Gedung Putih menyatakan pengecualian itu telah disertai sertifikasi resmi kepada Kongres dan akan tetap berlaku hingga presiden atau menteri luar negeri AS memutuskan perlunya tindakan lebih lanjut.

Selain kebijakan AS terhadap Rusia, Ibrahim menyoroti konflik di kawasan Timur Tengah yang turut memengaruhi sentimen pasar, terutama melalui risiko terhadap pasokan energi.

Ia mengatakan serangan baru dalam konflik yang melibatkan Ansarullah Yaman dan Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan.

Kondisi tersebut dinilai menambah risiko terhadap pasokan energi dan menjaga harga minyak tetap di atas 100 dolar AS per barel.

“Serangan-serangan baru ini meningkatkan kekhawatiran mengenai stabilitas kawasan dan menegaskan risiko yang terus ada terhadap pasokan energi dari wilayah tersebut, sehingga menjaga harga minyak tetap berada di atas 100 dolar AS per barel,” kata Ibrahim.

Dari Amerika Serikat, pernyataan terbaru pejabat Federal Reserve (The Fed) juga mengindikasikan keterbukaan terhadap pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut. Namun, belum ada sinyal kuat mengenai kenaikan suku bunga pada pertemuan 27–28 Oktober 2026.

Kevin Warsh Ketua The Fed saat berbicara di Bangkok pada Jumat (16/10/2026) menegaskan tidak ingin memberikan panduan yang mendahului keputusan rapat mendatang.

“Saya tidak ingin berprasangka terhadap hasil pertemuan mendatang,” ujarnya.

Pekan ini, para pejabat The Fed tidak dijadwalkan menyampaikan pidato publik karena memasuki periode blackout, yakni masa pembatasan komunikasi menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).

Meski demikian, sejumlah data ekonomi AS tetap akan dirilis, termasuk klaim mingguan tunjangan pengangguran dan data awal indeks manajer pembelian atau flash Purchasing Managers’ Index (PMI) dari S&P Global.

Data tersebut dapat menjadi salah satu acuan pelaku pasar dalam menilai kondisi ekonomi AS dan arah kebijakan moneter berikutnya.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa juga menguat ke level Rp18.006 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp18.050 per dolar AS. (ant/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Optimalisasi Tambahan TKD Pidie Pulihkan 66 Gampong di 9 Kecamatan
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
BEM UI Gelar Aksi Demonstrasi Pakai Model Baru, dan Ini Dia 5 Tuntutan Mahasiswa...
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Kasus Blackout di Batam
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Mendagri Pertegas Komitmen Pemerintah dalam Penanganan Karhutla
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gaji ASN Physiological Need: Sangat Sensitif Terhadap Mis-Management
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.