Prabowo soal Disebut Kabinet Gemuk: RI Sebesar Eropa, Mana yang Tak Efisien?

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto merespons anggapan Kabinet Merah Putih terlalu gemuk dan tidak efisien. Menurutnya, jumlah anggota kabinet perlu dilihat dengan mempertimbangkan besarnya wilayah dan jumlah penduduk Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Halaman Tengah Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10).

"Kita dituduh kabinet gemuk ya kan. Tidak efisien," kata Prabowo.

Prabowo kemudian membandingkan Indonesia dengan kawasan Eropa. Menurutnya, secara fisik Indonesia memiliki ukuran wilayah yang besar, sementara Eropa terdiri dari banyak negara dengan pemerintahan masing-masing.

"Tapi saudara-saudara, saya ingatkan negara kita hampir 300 juta. Negara kita fisiknya sebesar Eropa. Eropa itu, 30 negara. Ada 30 kabinet. Ada 30 Menteri Keuangan. Ada 30 Panglima TNI. Ada 30 Jaksa Agung. Ada 30 Kapolri," ujarnya.

Sementara Indonesia, kata Prabowo, hanya memiliki satu pemerintahan pusat untuk mengelola seluruh wilayah.

"Indonesia satu kabinet saudara-saudara. Mana yang, mana yang tidak efisien? Mana yang tidak efisien?" kata Prabowo.

Prabowo juga menyinggung besarnya koalisi pemerintahannya. Ia mengatakan hal itu dilakukan karena ingin merangkul sebanyak mungkin kekuatan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat.

Prabowo mengatakan tidak ingin terus mempermasalahkan dinamika politik yang telah berlalu. Ia mengakui persaingan politik di negara sebesar Indonesia dapat berlangsung keras karena jumlah jabatan yang tersedia terbatas.

"Negara sebesar kita dinamika politik sebesar kita pasti persaingannya, keras kursi terbatas. Kok ada yang senyum ya?" lanjutnya.

Prabowo kemudian berkelakar bahwa para pimpinan partai politik memahami terbatasnya posisi yang tersedia dalam pemerintahan.

"Pemimpin partai ini sadar kursi terbatas. Presiden hanya satu," ujarnya.

Menurut Prabowo, kekompakan jajaran pemerintah juga terlihat ketika menghadapi berbagai bencana yang terjadi di Indonesia.

"Dan kita mampu mengendalikan ada bencana alam, kita hadapi. Sumatera bagian utara kemarin habis-habisan kita turun. Gempa bumi, apa itu Krakatau, Karhutla kita kompak kita hadapi,' kata Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPOM Apresiasi Polda Metro Ungkap Pabrik Jutaan Tramadol di Sukoharjo
• 13 jam laludetik.com
thumb
Kubu Febrie Sampaikan 3 Poin usai Dengar JPU Minta Hakim Tolak Perlawanan, Mohon Dakwaan Dibatalkan
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Mengenang 2 Pertandingan Historis Timnas Indonesia Vs Yordania: Momen Pembantaian yang Kejam
• 20 jam lalubola.com
thumb
PDIP Beri Catatan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Singgung Polemik Ijazah Gibran
• 10 jam laludetik.com
thumb
LPS Ingatkan Mahasiswa Waspadai Risiko Transaksi Digital
• 20 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.