El Nino hingga 2027, DEN Minta Pemerintah Siapkan Cadangan Beras

cumicumi.com
2 jam lalu
Cover Berita
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌

Cumicumi.com, Jakarta - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) meminta pemerintah memperkuat cadangan pangan, terutama beras, untuk mengantisipasi dampak El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga kuartal pertama 2027. Langkah ini diperlukan untuk menjaga ketersediaan pangan dan mengantisipasi potensi kenaikan harga.

Selain El Nino, pemerintah juga diminta bersiap menghadapi potensi La Nina pada pertengahan 2027. DEN menilai antisipasi perlu dilakukan sejak dini dengan memanfaatkan data dan prakiraan cuaca untuk mengidentifikasi wilayah yang berisiko mengalami kekeringan maupun banjir.

Wakil Ketua DEN Marie Elka Pangestu mengatakan, pemetaan wilayah terdampak perlu menjadi dasar dalam menentukan langkah mitigasi, termasuk penggunaan pompa air dan pengaturan jadwal tanam untuk mengurangi risiko gagal panen.

"Kita menyarankan menggunakan data dengan baik untuk mengidentifikasi titik-titik yang akan mengalami kekeringan dan di situ harus ada antisipasi dari segi pompa, penggunaan pompa yang tepat, kapan harus tanam, mungkin harus ditunda misalnya karena kekeringan dan juga mengantisipasi banjir dan kemungkinan dampak bencana," ujar Marie usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Marie menegaskan, antisipasi perubahan iklim juga harus disertai upaya menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan. Pemerintah perlu memastikan cadangan pangan tersedia serta distribusi berjalan tepat agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi apabila produksi pertanian terganggu.

"Dan terutama mengenai pangan, ini sangat penting untuk menjaga harga pangan dan kesediaan pangan dengan menjaga stok cadangan pangan, terutama beras," kata Marie.

DEN juga mendorong pemerintah menyiapkan langkah intervensi pasar apabila terjadi gejolak harga. Menurut Marie, kenaikan harga pangan kerap menyertai fenomena El Niño sehingga perlu diantisipasi melalui kebijakan yang tepat.

"Karena hampir semua insiden El Nino itu pasti dibarengi dengan kenaikan harga pangan dan ini sesuatu yang harus benar-benar kita antisipasi," tutur Marie.

Sementara itu, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah perlu menyiapkan rencana kontingensi berbasis data untuk menghadapi dampak kedua fenomena iklim tersebut. Persiapan itu mencakup langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko yang dapat diperkirakan, termasuk penyiapan pangan dan penentuan waktu tanam.

"Dengan demikian ada kontingensi untuk menghadapi hal-hal yang memang di luar kemampuan kita, karena itu masalah alam tapi bisa diprediksi bakal terjadi. Terus apa langkah-langkah kita? Misalnya, nanti untuk penyiapan pangan, kapan mungkin menanam mulai dan seterusnya," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Melalui rekomendasi tersebut, DEN mendorong pemerintah mempersiapkan langkah mitigasi berdasarkan data untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Penguatan cadangan beras, pengaturan jadwal tanam, kelancaran distribusi, serta operasi pasar jika diperlukan menjadi bagian dari upaya mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap pasokan dan harga pangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat 1,73% ke Level 5.418,99
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Waspada Hujan Ekstrem di Penghujung Tahun
• 12 jam laludetik.com
thumb
Pesisir Selatan Jawa, Titik Kritis Hiu Paus Terdampar
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Rela Rantau dari Jambi ke Malang, Ababilah Incar Panggung PFL
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
PSM Makassar Waspadai Bola Mati Persebaya, Lini Pertahanan Jadi Fokus Evaluasi
• 23 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.