Liputan6.com, Jakarta - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) resmi membuka kembali seluruh akses wisata di area Penanjakan, kawasan Gunung Bromo. Langkah ini diambil setelah pembatasan sempat diberlakukan akibat insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa waktu lalu.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengonfirmasi bahwa operasional penuh di kawasan Penanjakan mulai berlaku efektif pada Jumat (23/10/2026) pukul 01.00 WIB.
Advertisement
"Berdasarkan pemantauan intensif di lapangan, saat ini sudah tidak ditemukan lagi titik api. Oleh karena itu, akses wisata Penanjakan yang sempat dibatasi kini resmi kami buka kembali," ujar Rudi, Jumat (23/10/2026)
Keputusan pembukaan akses wisata di wilayah administrasi Kabupaten Pasuruan ini tertuang dalam Surat Pengumuman Resmi Nomor: PG.30/T.8/TU/HMS.01.07/B/10/2026.
Sebagai informasi, pintu masuk menuju keindahan Gunung Bromo membentang di empat wilayah kabupaten, yakni Malang, Probolinggo, Lumajang, dan Pasuruan. Untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan kawasan, BB TNBTS menetapkan kuota kunjungan wisatawan maksimal 2.752 orang per hari.




