Polri hingga BNN Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Narkoba di Tanjung Balai, Kapal "Anomali" Kerap Ubah-Ubah Nama

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polri, BNN, Bea Cukai hingga pemerintah daerah Sumatera Utara berhasil mengungkap penyelundupan 1,16 ton narkoba di Tanjung Balai. 

Kapolri Suyudi Ario Seto mengatakan pengungkapan penyelundupan narkoba ini merupakan bentuk komitmen nyata negara dalam melindungi masyarakat dari kejahatan transnasional.

“Ini wujud nyata keseriusan TNI, Polri, BNN, Pemda karena kita punya semangat sama, kita bisa ungkap dan tangkap pelaku penyelundup yang ingin menghancurkan anak-anak bangsa kita,” katanya di Belawan, Sumatera Utara, Jumat (23/10/2026).

Suyudi memaparkan pengungkapan penyelundupan ini diwujudkan melalui joint operation secara senyap dengan melibatkan beberapa satuan hukum.

Dari operasi itu, tampak ada kapal yang bergerak secara anomali. Sejatinya, kapal anomali tersebut sudah diintai sejak beberapa bulan lalu hingga pada akhirnya berhasil diungkap.

“Kapal ini jenis tanker berbendera Mongolia tapi kapalnya dari Malaysia. Strategi penyelundup terungkap, selalu mengubah-ubah nama kapal untuk mengelabui petugas,” terangnya.

“Pengungkapan bermula dari pengintaian intelijen, ada pergerakan anomali. Sudah diintai dari tiga bulan lalu. Kita memang menganalisa kapal tidak sebentar,” sambungnya.

Dari pengungkapan ini, sebanyak delapan orang diamankan yang terdiri dari tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga asing asal Tiongkok.

Suyudi menyebut masing-masing orang yang diamankan punya peran masing-masing di kapal tersebut.

Dari pengungkapan ini, kata Suyudi, diperkirakan sebanyak 5,8 juta jiwa terselamatkan dari bahaya narkoba.

“Sindikat akan selalu mencari celah, tapi jangan harap ada celah di Indonesia. Kita tidak akan berkompromi,” tegasnya. (nsi)

 
 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Suap Bekas Ketua Ombudsman Hery Susanto, Bos PT Toshida Indonesia Dituntut 2 Tahun Penjara
• 21 jam lalukompas.id
thumb
Cuaca Panas Masih Melanda, BMKG Catat Suhu Udara Tembus 39,2 C, Ini Penyebabnya
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
BGN Gandeng Kader Posyandu Ikut Awasi Dapur MBG
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
BI Proyeksikan Penyaluran Kredit Baru di Kuartal IV-2026 Meningkat 
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Asap Karhutla Indonesia Bergerak Menuju Topan Champi, Benarkah Bisa Picu Hujan Lebat?
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.