Baru Selesai Pekan Keenam, 4 Pelatih Sudah Jadi Korban Kekejaman Super League

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Kompetisi Super League 2026-2027 terbukti berlangsung sangat kejam bagi para juru taktik. Hingga berakhirnya pekan keenam, tercatat sudah ada empat pelatih kepala yang menjadi korban pemecatan atau pengakhiran kerja sama akibat hasil buruk dan tingginya tekanan performa dari manajemen klub.

Dua tim yang berada di dasar klasemen, yakni Persijap Jepara dan PSIM Yogyakarta, menjadi deretan klub yang mengambil keputusan drastis untuk mencopot pelatih kepala mereka pada awal musim ini.

Baca Juga :
Usai Dihancurkan Persija 5-1, Arema FC Resmi Pecat Marcos Santos
Reaksi Sandy Walsh usai Persib Ditekuk Madura United 0-1: Kami Beri Mereka Kesempatan Menang

Persijap Jepara menjadi tim paling bergejolak setelah menelan kekalahan berturut-turut dalam enam laga awal dan belum mengantongi satu poin pun. Laskar Kalinyamat bahkan tercatat tiga kali melakukan pergantian pelatih; diawali pencopotan Juan Cortes pada (14/9) yang digantikan oleh Mario Lemos. 

Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara
Photo :
  • Persijap

Satu bulan kemudian, Mario Lemos pun didepak usai dua kekalahan beruntun, lalu tim sempat ditangani Antonio Claudio sebagai caretaker, sebelum akhirnya manajemen memanggil kembali Juan Cortes pada Rabu (21/10).

Sementara itu, PSIM Yogyakarta mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Belanda, Jean-Paul van Gastel, pada (17/10) setelah hanya meraih satu poin di laga pembuka dan disusul lima kekalahan beruntun. 

Direktur Utama PSIM, Yuliana Tasno, mengonfirmasi penunjukan Guntur Cahyo Utomo bersama tim analis sebagai caretaker sementara sembari berburu pelatih definitif baru dalam jangka waktu kurang dari satu bulan sesuai regulasi.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos
Photo :
  • I League

Korban terbaru dari keganasan kompetisi ini adalah pelatih Arema FC, Marcos Santos. Pelatih asal Brasil tersebut resmi diakhiri masa kerjanya oleh manajemen Singo Edan pada Jumat (23/10), usai timnya dihajar Persija Jakarta dengan skor telak 1-5 dan gagal meraih kemenangan dalam lima laga terakhirnya.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan bahwa keputusan ini diambil demi memberikan penyegaran taktis dan momentum baru bagi tim. Untuk mengawal sisa persiapan jelang laga selanjutnya melawan Dewa United, Arema FC menunjuk Andre Caldas yang berlisensi A Pro sebagai pelatih interim, sembari mencari pelatih kepala definitif baru.

Baca Juga :
Thom Haye Cs Dibuat Frustrasi, Jose Gomes Puji Performa Angga Saputro di Bawah Mistar Madura United
Jadwal Persib Bandung usai Ditekuk Madura United: Dinanti Laga Padat Super League dan ACL Two
Steward Paksa Jakmania Turunkan Spanduk ‘All Eyes on Karhutla’ saat Persija Vs Arema: Nanti Kena Denda

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DJP Jatim I Perkuat Ekosistem UMKM, Dorong Legalitas hingga Sertifikasi Halal
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Pasar RI Potensi Kehilangan Dana Asing Rp 90 T jika Turun ke Standalone Market
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Target Pertumbuhan Tinggi Dihantui Tekanan Keseimbangan Primer
• 18 jam lalukompas.id
thumb
TPG Guru Non-ASN Sudah Cair 75 Persen, Kemendikdasmen Targetkan Penyaluran Tuntas Akhir Oktober 2026
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.