jpnn.com, DENPASAR - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat mewaspadai potensi gelombang laut tinggi diprakirakan hingga empat meter di sejumlah perairan di Bali pada 24-27 Oktober.
Prakirawan BBMKG Wilayah III Diana Siregar menjelaskan ketinggian gelombang laut salah satunya dipicu pola pergerakan angin.
BACA JUGA: Peringatan Dini BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi 1,25 Sampai 4 Meter Pada 15-18 Oktober
Adapun pola angin permukaan di perairan utara Bali diprakirakan bertiup dari arah timur laut-selatan dengan kecepatan hingga 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam.
Sedangkan di perairan selatan Bali, angin bertiup dari arah tenggara-barat daya dengan kecepatan hingga 20 knot.
BACA JUGA: Buruh Siapkan Gelombang Aksi Jika RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Tak Sesuai Harapan
Tinggi gelombang 2,5 hingga empat meter diprakirakan terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, perairan selatan Bali, dan Selat Lombok bagian selatan.
Kawasan perairan Selat Badung adalah jalur wisata air dan penyeberangan kapal wisata dari Denpasar menuju pulau wisata Nusa Penida.
BACA JUGA: BMKG Minta Nelayan Waspada Gelombang Tinggi Mencapai 4 Meter di Sumut
Sedangkan perairan lainnya juga merupakan jalur pelayaran dan nelayan mencari ikan.
Sementara itu, tinggi gelombang laut hingga 2,5 meter diprakirakan terjadi di Selat Lombok bagian utara.
BBMKG Denpasar menjelaskan kondisi angin dan gelombang laut berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
Operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin mencapai 21 knot atau sekitar 38 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Selanjutnya, operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot atau sekitar 29 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Sedangkan pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Pihaknya mengimbau masyarakat dapat memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali dan aplikasi Info BMKG. (antara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemprov DKI Tetapkan 661.209 Siswa Penerima KJP Plus Tahap II Gelombang I
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




