Resmi! AFC Ubah Jadwal Piala Asia, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia?

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengubah siklus penyelenggaraan Piala Asia melalui Kongres Luar Biasa yang berlangsung di Tokyo, Jepang, Jumat (23/10/2026). 

Keputusan tersebut langsung menjadi perhatian karena berkaitan dengan masa depan kompetisi yang juga diikuti Timnas Indonesia.

Baca Juga :
Blak-blakan, Shin Tae-yong Ungkap Alasan Shayne Pattynama 'Diasingkan' di Persija
AFC Resmi Dukung Gianni Infantino Lanjut Jadi Presiden FIFA, Persaingan Makin Panas

AFC memastikan bahwa Piala Asia akan beralih dari penyelenggaraan pada tahun ganjil menjadi tahun genap, mulai edisi 2032. 

Perubahan besar ini dilakukan untuk menyesuaikan kalender kompetisi Asia dengan agenda internasional FIFA.

Lantas, bagaimana nasib Timnas Indonesia yang sudah memastikan tiket ke Piala Asia 2027? 

Berdasarkan keputusan terbaru tersebut, perubahan siklus kompetisi tidak secara langsung mengubah jadwal edisi 2027 yang telah ditetapkan sebelumnya.

Piala Asia 2027 masih dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. 

Namun, penyelenggaraannya tetap menghadapi ketidakpastian akibat situasi keamanan di negara tuan rumah.

Kabar tersebut menjadi perhatian bagi skuad Garuda yang tengah mempersiapkan diri menghadapi persaingan tingkat Asia. 

Apalagi, Timnas Indonesia telah tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.

Berdasarkan jadwal yang diumumkan AFC, pasukan John Herdman akan menghadapi Jepang pada 11 Januari 2027. 

Setelah itu, Indonesia dijadwalkan melawan Qatar pada 16 Januari dan Thailand pada 20 Januari 2027.

Sementara itu, perubahan kalender yang diputuskan AFC merupakan tindak lanjut dari penyesuaian agenda internasional FIFA. 

Konfederasi sepak bola Asia tersebut menyebut langkah ini telah melalui konsultasi dengan badan sepak bola dunia.

Keputusan tersebut juga berkaitan dengan penyesuaian masa jabatan pengurus AFC agar selaras dengan kalender kompetisi. 

Tujuannya adalah menjaga kesinambungan kepemimpinan ketika turnamen utama antarnegara Asia berlangsung.

Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, menilai perubahan tersebut penting untuk memperkuat tata kelola organisasi. 

“Keputusan Anda hari ini memperkuat tata kelola kami dan memastikan peraturan kami tetap kuat, transparan, dan sesuai dengan tujuan untuk menjamin keberlanjutan, memungkinkan kami untuk mengantarkan masa depan yang lebih cerah dan lebih baik bagi sepak bola Asia," ujar Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa dalam keterangan resminya pada Jumat (23/10/2026).

Ia juga mengingatkan seluruh anggota AFC untuk tetap mengutamakan kepentingan bersama dalam mengembangkan sepak bola Asia. 

Baca Juga :
5 Pemain Timnas Indonesia Ini Bisa Tergusur Jika Taisei Marukawa Resmi Dinaturalisasi, Ada Vickery hingga Marselino
Jadwal Pemain Abroad Timnas Indonesia di Eropa Akhir Pekan Ini: Kevin Diks Cari Kemenangan, Mees Hilgers Debut?
Kode Emil Audero Minta Dipermanenkan Rayo Vallecano, Terganjal Klausul Peminjaman dari Como

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Geledah Kantor BPK Jateng, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Rupiah Tembus Rp18 Ribu, Kemenkeu: Kami Jaga Fiskal, BI Urus Moneter
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
DPR Dukung Bea Cukai Jakarta Perkuat Kapasitas Pemberantasan Narkoba
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
6 Tips Memilih Mobil Listrik yang Sesuai Kebutuhan, Jangan Hanya Lihat Jarak Tempuh
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Foto: Idgitaf Sulap Panggung Tomohon Jazz Festival Jadi Ruang Penuh Makna
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.