tvOnenews.com - Kim Chae-na, mantan pemain Daejeon JungKwanJang Red Sparks yang dikenal dekat dengan Megawati Hangestri, kini memulai perjalanan baru dalam karier profesionalnya.
Setelah tak lagi menjadi bagian dari Red Sparks, setter asal Korea Selatan tersebut resmi menjalani debut bersama King Whale Taipei di kompetisi bola voli Taiwan.
Kim Chae-na mulai memperkuat Red Sparks pada 2021 dan memiliki hubungan dekat dengan Megawati Hangestri, yang akrab disapa Megatron. Selama bermain bersama di Korea Selatan, Kim Chae-na menjadi salah satu rekan yang membantu Mega beradaptasi, baik di dalam lapangan maupun dalam kehidupan di luar pertandingan.
- Instagram/chae__n_a_
Kini, keduanya menempuh perjalanan karier yang berbeda. Kim Chae-na mencoba peruntungan di Liga Voli Taiwan, sedangkan Megawati memulai babak baru bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea musim 2026/2027.
Debut Kim Chae-na bersama King Whale Taipei pun berakhir dengan hasil positif. Timnya berhasil mengalahkan Taipower Kaohsiung dengan skor 3-1 (26-24, 16-25, 25-23, 25-16) dalam pertandingan Taiwan TVL musim 2026/2027 yang berlangsung di Fengshan Gymnasium, Kaohsiung, Taiwan, pada 24 Oktober.
Dalam pertandingan tersebut, Kim Chae-na tampil sebagai setter dengan mengenakan jersey nomor 4. Ia menyumbangkan tiga poin, termasuk dua poin melalui blok. Selain itu, tingkat keberhasilan umpannya tercatat sebesar 33 persen, dengan 37 umpan berhasil dari total 111 percobaan.
Perjalanan profesional Kim Chae-na dimulai ketika ia dipilih oleh Korea Expressway Hi-Pass sebagai pemain rookie dalam draft pemain baru pada 2014.
Sepanjang kariernya, ia pernah membela sejumlah klub, di antaranya Suwon City Hall, KGC Ginseng Corporation yang kini dikenal sebagai Jung Kwan Jang Red Sparks, Korea Expressway Corporation, dan Daegu City Hall. Ia kemudian kembali memperkuat Red Sparks sebelum akhirnya menerima pemberitahuan pemutusan kontrak pada akhir musim 2025/2026.
Situasi tersebut menjadi titik balik bagi Kim Chae-na untuk mencari peluang baru di luar Korea Selatan. Kesempatan itu datang dari King Whale Taipei yang membutuhkan pemain di posisi setter. Tawaran tersebut kemudian membawanya untuk melanjutkan karier di kompetisi bola voli Taiwan.




