JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka gedung baru Puskesmas Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, pada Senin (26/10/2026).
Fasilitas ini memiliki sejumlah layanan kesehatan, termasuk program BEKEL untuk pendampingan ibu hamil dan ibu nifas serta TARI yang berfokus pada stimulasi tumbuh kembang anak.
Puskesmas Kecamatan Taman Sari melayani sekitar 124.576 warga dengan rata-rata kunjungan mencapai 500 pasien per hari.
Pengembangan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan, tidak hanya untuk pengobatan, tetapi juga pencegahan penyakit dan pemantauan kesehatan sejak dini.
Baca Juga: Gratis! Palembang Siapkan 42 Ruang Aman Asap Karhutla di Puskesmas | KOMPAS SIANG
Pramono menilai kelengkapan fasilitas di gedung baru Puskesmas Taman Sari dapat mendukung kebutuhan kesehatan warga di wilayah padat penduduk.
Ia menekankan bahwa layanan kesehatan perlu mencakup upaya menjaga kesehatan masyarakat sejak dini, bukan sekadar memberikan pengobatan saat sakit.
“Mulai dari sebelum bayi lahir, bayi, balita, sampai dengan lansia, fasilitasnya ada di tempat ini. Saya juga melihat ada fasilitas untuk latihan fisik bagi lansia. Ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya dikutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Program BEKEL Dampingi Ibu Hamil dan Ibu NifasSalah satu layanan yang tersedia di Puskesmas Kecamatan Taman Sari adalah program BEKEL, yang memberikan pendampingan kepada ibu hamil dan ibu nifas.
Program ini mendampingi sekitar 36 ibu hamil dan 11 ibu nifas setiap bulan. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya puskesmas dalam mendukung kesehatan ibu selama masa kehamilan hingga setelah persalinan.
Selain layanan bagi ibu, puskesmas juga mengembangkan program TARI untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Baca Juga: Puskesmas Putri Ayu Jambi Catat Bulan Oktober Kasus Ispa Capai 236 | KOMPAS SIANG
Program TARI Layani BalitaProgram TARI telah berjalan sejak Agustus 2026 dan melayani sekitar 25 balita setiap bulan. Program ini berfokus pada stimulasi tumbuh kembang anak sebagai bagian dari pelayanan kesehatan sejak usia dini.
Penguatan layanan ibu dan anak tersebut sejalan dengan pendekatan promotif dan preventif yang ingin dikembangkan melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menjelaskan, pemindahan Puskesmas Kecamatan Taman Sari dari Jalan Blustru ke gedung baru memungkinkan pengembangan layanan yang sebelumnya terkendala keterbatasan ruang.
“Secara umum, layanan dasarnya tetap sama, termasuk pelayanan 24 jam dan layanan rawat bersalin. Namun, dengan gedung baru yang lebih luas, kami dapat mengembangkan lebih banyak layanan, terutama layanan kunjungan sehat yang menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif,” kata Ani.
Dengan pengembangan fasilitas dan program tersebut, pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan diharapkan dapat menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas, mulai dari pendampingan ibu dan anak hingga layanan bagi kelompok lanjut usia.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Laela Putri Rahmadani Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- pramono
- gubernur dki jakarta
- puskesmas taman sari





