Polda metro menyiagakan sebanyak 1.000 personel lalu lintas untuk mengatur jalannya arus kendaraan, selama berlangsungnya kegiatan aksi demontrasi
IDXChannel - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 1.000 personel lalu lintas untuk mengatur jalannya arus kendaraan, selama berlangsungnya kegiatan aksi demontrasi dari elemen masyarakat dan mahasiswa di Jakarta, Rabu, (28/10/2026).
"Hari ini, untuk lalu lintas saja itu ada sekitar seperti rutinitas biasa. Paling nanti kita apabila terjadi kemacetan, kita tambah penebalan-penebalan. Ya lebih kurang 1.000 personel," ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Firman Darmansyah.
Selain menyiapkan ribuan personel, pihaknya juga telah menyiapkan skema rekayasa serta pengalihan arus lalu lintas untuk langkah antisipasi jika terjadi kemacetan arus kendaraan.
"Ya tentunya dengan adanya situasi seperti ini, tentunya kita sudah antisipasi pengalihan arus, baik itu di jalur Sudirman-Thamrin, kemudian jalur-jalur yang kira-kira berdampak, itu semua personel sudah kita plotting, pola-pola untuk pengalihan arusnya sudah kita lakukan, kita simulasikan," katanya.
Meski begitu, kata dia penerapan skema rekayasa lalu lintas ini bersifat dinamis dan menyesuaikan dengan perkembangan situasi kondisi yang terjadi saat aksi unjuk rasa berlangsung.
""Nanti apabila ada hal-hal yang kira-kira nanti mengganggu, kita akan lakukan pengalihan arus. Namun itu tetap tidak kita sarankan untuk pengalihan arus, kita hanya normal saja," tuturnya.
Lebih lanjut hingga berita ini ditulis, ia memastikan arus lalu lintas di sejumlah titik tempat aksi demo arus lalu lintas sampai saat ini masih berjalan normal dan kondusif.
"Jadi tidak ada sampai saat ini masih normal," katanya. Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto, mengonfirmasi bahwa terdapat 53 kegiatan aksi unjuk rasa hari ini yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda Rabu, (28/10).
"Ada beberapa aktivitas masyarakat lainnya pada hari ini ada 77 kegiatan, 53 aksi penyampaian aspirasi, dan 24 kegiatan masyarakat lainnya di wilayah DKI. Ini harus butuh pengawalan, butuh penjagaan kegiatan itu berjalan dengan baik," ujar Bhudi Hermanto.
(kunthi fahmar sandy)




