Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menjadikan kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, sebagai pusat wisata kuliner yang beroperasi selama 24 jam. Konsep tersebut digagas untuk menghadirkan pusat keramaian baru di Jakarta, seperti kawasan Myeongdong di Korea Selatan.
Pramono mengatakan rencana pengembangan Pasar Baru akan dilakukan setelah pembangunan MRT Jakarta mencapai kawasan Monas-Harmoni. Nantinya, kawasan tersebut diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata sekaligus pusat aktivitas masyarakat.
"Yang pertama, kita sedang menunggu penyelesaian MRT. Nanti begitu MRT selesai sampai dengan Monas-Harmoni, maka kita persiapkan Pasar Baru menjadi tempat untuk orang bisa menjadi hub baru, wisata kuliner 24 jam, yang kemudian saya sebut seperti Myeongdong di Korea," kata Pramono di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2026).
Pramono menjelaskan pengembangan Pasar Baru merupakan bagian dari rencana Pemprov DKI menghadirkan sejumlah pusat aktivitas baru di Jakarta. Dia ingin masyarakat memiliki lebih banyak pilihan destinasi selain kawasan Blok M.
Menurutnya, kawasan Pasar Baru nantinya akan terhubung dengan sejumlah destinasi tematik lain, seperti Glodok Pecinan dan Kota Tua. Masing-masing kawasan akan dikembangkan dengan karakteristik dan daya tarik tersendiri.
"Jakarta itu tidak hanya semata-mata aktivitasnya misalnya seperti di Blok M. Akan ada tempat-tempat hub baru 24 jam ada di Pasar Baru, Glodok Pecinan, yang kemudian mau ditematik yang lebih mendekati tradisi masyarakat Tionghoa," ujarnya.
(bel/isa)





