Kronologi WNI Asal Surabaya Jadi Tentara Rusia Tewas di Medan Perang Ukraina

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar kurang sedap datang dari seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Taufiq Muhammad. Pria berusia 48 tahun tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah bergabung dengan tentara militer Rusia dan dikirim ke medan pertempuran melawan Ukraina.

Taufiq diduga menjadi korban perekrutan tentara bayaran yang dilakukan Rusia dengan memanfaatkan tawaran pekerjaan bergaji besar. Sebelum terlibat dalam perang, pria yang diketahui tinggal di Surabaya, Jawa Timur, itu disebut tidak memiliki pengalaman sebagai anggota militer.

Informasi mengenai kematian Taufiq diungkapkan Badan Intelijen Pertahanan Ukraina (Defence Intelligence of Ukraine/DIU) melalui situs resminya pada Senin (26/10/2026).

Dalam keterangannya, DIU menyebut Taufiq sebagai salah satu warga negara asing (WNA) yang bergabung dengan pasukan Rusia dan akhirnya tewas di wilayah Ukraina.

"Badan Intelijen Pertahanan Ukraina telah mengidentifikasi seorang tentara bayaran asing lainnya yang bertempur bersama pasukan pendudukan Rusia dan tewas di Ukraina. Warga Negara Indonesia bernama Taufiq Muhammad yang lahir pada 22 Mei 1978 di kota Sorong," demikian keterangan tertulis DIU.

Pekerjaan WNI Asal Surabaya Sebelum Jadi Tentara Bayaran Rusia

Berdasarkan informasi yang disampaikan lembaga tersebut, Taufiq sebelumnya menjalani sejumlah pekerjaan berbeda. Ia pernah menjadi sopir taksi di Jakarta hingga dipercaya sebagai manajer perusahaan yang bergerak di bidang pertanian.

Selain itu, Taufiq juga mempunyai pengalaman bekerja di Amerika Serikat. Kemampuan berbahasa Inggris yang dimilikinya diduga menjadi salah satu bekal ketika mencari kesempatan kerja di luar negeri.

DIU menduga awal mula keterlibatan Taufiq dalam militer Rusia berawal dari pencarian pekerjaan. Ia disebut mengirimkan riwayat hidup atau resume untuk merespons sebuah tawaran lowongan kerja.

Namun, kesempatan tersebut justru diduga menjadi pintu masuk perekrut Rusia untuk membawanya ke Moskow.

"Perekrut Rusia menemukan Taufiq melalui resume yang dia kirimkan sebagai tanggapan atas tawaran pekerjaan. Dia kemungkinan besar percaya pada janji 'uang mudah' dan pergi ke Moskow," tulis DIU.

"Pada kenyataannya, dia menjadi korban lain dari skema penipuan Rusia untuk merekrut orang asing untuk perang kriminalnya," sambung DIU.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Mitchell Baker: Hampir Magang di Wall Street, Kirim Email ke John Herdman Akhirnya Bela Timnas Indonesia
• 20 jam lalubola.com
thumb
Pemprov Jabar Tegaskan Tidak Akan Berutang pada 2027, Dedi Mulyadi Fokus Tingkatkan Pendapatan dan Efisiensi Anggaran
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Emas Antam Loyo di Akhir Oktober, Buyback Anjlok Rp65 Ribu per Gram
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Generasi Muda Ponorogo Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mentan Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP Jadi Premium, Sebut Bukti Praktik Mafia Pangan
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.