Capaian tersebut meningkat 23 persen dibandingkan USD238 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
IDXChannel - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) membukukan laba bersih sebesar USD293 juta hingga kuartal III-2026.
Capaian tersebut meningkat 23 persen dibandingkan USD238 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan laba ditopang oleh peningkatan spread perdagangan gas serta kontribusi yang lebih besar dari segmen eksplorasi dan produksi (exploration & production). Hal ini terjadi di tengah volume perdagangan gas yang relatif stabil.
Spread perdagangan gas PGAS meningkat menjadi USD1,94 per million British thermal unit (MMBtu), dibandingkan USD1,86 per MMBtu pada sembilan bulan pertama 2025.
Sementara itu, laba dari segmen eksplorasi dan produksi melonjak menjadi USD51 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan USD3 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun volume perdagangan gas tercatat sebesar 827 billion British thermal unit per day (BBTUD), turun tipis 1 persen secara tahunan.
Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Kamis (29/10/2026) PGAS membukukan pendapatan sebesar USD3,01 miliar hingga September 2026, meningkat dibandingkan USD2,92 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, beban pokok pendapatan perseroan hanya meningkat 1,1 persen menjadi USD2,45 miliar dari USD2,42 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.
Kondisi tersebut mendorong laba bruto PGAS tumbuh 13,7 persen menjadi USD571,14 juta, dibandingkan USD502,18 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, PGAS juga masih menghadapi perkembangan terkait putusan parsial arbitrase Gunvor. Hingga sembilan bulan pertama 2026, perseroan belum membukukan tambahan provisi atas putusan tersebut yang bernilai USD128,6 juta.
Per 30 September 2026, total aset PGAS mencapai USD6,01 miliar, jumlah liabilitas USD2,38 miliar dengan ekuitas mencapai USD3,63 miliar.
(DESI ANGRIANI)





