Demo Gen Z di Jerman Berujung Ricuh, Toko-Toko Dijarah dan Ratusan Orang Ditangkap

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Aksi demonstrasi yang melibatkan ribuan anak muda di Jerman berakhir ricuh. Unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai dan diorganisir kelompok kampanye Gen Z regelt atau Gen Z Memegang Kendali itu berubah menjadi kerusuhan di sejumlah kota besar, termasuk Frankfurt, Berlin, Cologne, dan Hamburg.

Situasi memanas setelah sejumlah orang bertopeng diduga menyusup ke tengah aksi demonstrasi. Mereka melakukan penjarahan toko, merusak fasilitas, hingga menyerang petugas kepolisian dan layanan darurat. Aparat pun terpaksa mengambil tindakan tegas untuk mengendalikan situasi.

Dilansir BBC, Minggu (1/11/2026), kerusuhan terjadi pada Sabtu malam. Di Frankfurt, sejumlah toko di pusat kota menjadi sasaran penjarahan. Kaca bangunan dipecahkan dan beberapa barang dagangan dilaporkan dicuri oleh kelompok perusuh.

Kepolisian Frankfurt menyebut telah terjadi "kerusuhan kekerasan" di pusat kota. Unit kepolisian khusus kemudian dikerahkan untuk mengamankan kawasan tersebut. Aparat juga melaporkan adanya bom molotov yang dilemparkan ke arah petugas layanan darurat.

Sebagian besar jalan perbelanjaan utama di Frankfurt bahkan harus ditutup sementara. Seorang juru bicara kepolisian mengatakan sejumlah penangkapan telah dilakukan untuk menghentikan aksi kekerasan yang semakin meluas.

BACA JUGA:Bahlil Murka! Ekspor SDA RI Tak Boleh Lagi Lewat Negara Transit, Singapura Ikut Tersorot

Media lokal Jerman melaporkan, massa yang melakukan penjarahan tidak hanya merusak toko, tetapi juga membobol sejumlah gerai dan membawa kabur sepatu olahraga serta barang dagangan lainnya.

Salah satu sasaran perusakan adalah toko senjata. Kaca toko tersebut dilaporkan dipecahkan. Polisi kemudian menyita dua pucuk senjata setelah menangkap seorang tersangka.

Kericuhan tidak hanya terjadi di Frankfurt. Sejumlah kota besar lainnya di Jerman juga mengalami insiden serupa. Di Berlin, demonstrasi yang awalnya diikuti banyak orang berubah menjadi situasi mencekam ketika malam tiba.

Kepolisian Berlin melaporkan sebanyak 27 petugas mengalami luka-luka. Aparat juga sempat menahan sekitar 56 orang yang diduga terlibat dalam rangkaian kericuhan tersebut.

Sementara itu, di Cologne, polisi menghadapi serangan dari kelompok pengunjuk rasa di sekitar stasiun kereta utama. Sejumlah orang dilaporkan melemparkan botol hingga sebuah sepeda ke arah petugas.

Kepala Kepolisian Cologne, Johannes Hermanns, mengaku sangat prihatin dengan perubahan situasi tersebut. Menurutnya, aksi yang semula dilakukan anak muda untuk menyuarakan masa depan justru dimanfaatkan kelompok ekstremis untuk melakukan kekerasan.

Ia mengungkapkan rasa "sangat prihatin karena aksi damai yang dilakukan oleh kaum muda demi masa depan mereka justru disusupi oleh kelompok ekstremis yang hanya berniat melakukan kekerasan".

Di Hamburg, situasi juga tidak kalah panas. Sekelompok orang berpakaian hitam dilaporkan menyalakan kembang api dan membakar barikade. Lembaga penyiaran publik NDR menyebut sekitar 120 orang telah ditangkap di kota tersebut.

Untuk membubarkan massa yang menyerang petugas menggunakan kembang api, batu, dan botol, kepolisian di sejumlah wilayah bahkan menggunakan meriam air.

Sebelum berubah menjadi kerusuhan, demonstrasi Gen Z regelt sebenarnya diikuti ribuan orang dan berlangsung relatif damai. Aksi tersebut digelar untuk menyuarakan berbagai persoalan yang dinilai membebani generasi muda Jerman.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siap-Siap Bakal Ada Penggeledahan Lagi Terkait Kasus Djarum
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polri Copot dan Periksa Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bonus Rp50 Juta Menanti Veda Ega Pratama Usai Runner-Up Moto3 Malaysia, Ini Klasemen Terbaru
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Iliana Yotova, presiden wanita pertama yang terpilih di Bulgaria?
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Konsisten Hadir bagi Sesama, Bank Mandiri Lakukan Mandiri Donor Darah
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.