Jakarta, tvOnenews.com - Australia tetap memutuskan untuk berangkat melawan Yordania setelah AFC resmi menunda penyelenggaraan Piala Asia 2027.
Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah membuat keamanan di Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Asia 2027 dipertanyakan oleh tim peserta. Alih-alih mengganti tuan rumah, AFC pun mengubah jadwal turnamen menjadi Desember 2028.
Hal ini pun mengganggu rencana persiapan tim menuju Piala Asia 2027 di mana pengumuman perubahan jadwal hanya H-2 bulan sebelum pelaksanaan yang seharusnya digelar pada awal Januari 2027 mendatang.
Walau dipastikan tertunda, Australia tetap mengikuti rencana tim yang akan menghadapi Qatar dan Yordania pada laga uji coba FIFA Matchday edisi November 2026.
Football Australia mengonfirmasi Socceroos tetap akan menghadapi Qatar di Doha pada 14 November dan Yordania di Amman pada 18 November 2026.
Presiden Football Australia, Anter Isaac, turut mendukung keputusan AFC menggeser jadwal Piala Asia 2027. Menurutnya, keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi harus menjadi pertimbangan utama.
"Football Australia mendukung keputusan AFC untuk menjadwalkan ulang Piala Asia. Keselamatan dan kesejahteraan pemain, staf, serta penggemar merupakan prioritas utama," ujar Isaac dikutip dari laman News Australia, dikutip Rabu (4/11/2026).
Meski tetap menggelar pertandingan uji coba di Timur Tengah, namun bukan berarti rencana jangka panjang Australia tak terganggu.
Australia seharusnya bisa segera mengalihkan fokus dari Piala Asia 2027 ke Kualifikasi Piala Dunia 2030. Namun dengan perubahan jadwal tersebut turut berdampak pada persiapan Socceroos.
"Perubahan tanggal ini mengharuskan kami melakukan penyesuaian terhadap perencanaan. Jadwal baru tersebut juga membuat kampanye kualifikasi Piala Dunia 2030 yang dimulai pada September 2027 berlangsung lebih dahulu sebelum Piala Asia, sehingga kami akan menyesuaikan persiapan," kata Direktur Eksekutif Sepak Bola Football Australia, Heather Garriock.
Australia sendiri tergabung di Grup D Piala Asia 2027 bersama Singapura, Irak, dan Tajikistan.




