Cerita Lukman Sardi Jadi Mantan Pasukan Khusus di Film Serangan Balik

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Aktor senior Lukman Sardi kembali hadir di genre action lewat sosok Eyang Hari dalam film terbaru Netflix, Serangan Balik. Eyang Hari adalah mantan pasukan khusus.

Oleh karenanya, Lukman Sardi melewati berbagai persiapan fisik dan koreografi yang matang demi menghidupkan karakter Hari.

"Semua punya risiko. Ya, kalau kita omong everything about film action tuh semua punya risiko. Tapi, karena sudah siap dari awal, risiko itu tuh jadi hilang. Jadi semua udah benar-benar siap," kata Lukman.

Karena siap, Lukman percaya diri saat mengeksekusi setiap adegan laga yang menuntut ketahanan fisik. Ia mengaku tidak terbebani atau cemas soal bahaya di lokasi syuting karena latihan intensif yang dijalaninya berbulan-bulan.

"Kalau aku tuh ngerasa enggak pernah ada sesuatu gerakan yang, 'Oh ini berbahaya banget ya,' atau, 'Sulit banget.' Karena kita udah dari awal udah melatih terus gerakan itu. Sangat intensif gitu, bahkan mungkin dari dua bulan sebelumnya udah ngelakuin itu dan juga melakukan banyak hal untuk yang dipergunakan nanti di proses syutingnya," tutur Lukman.

Selain koreografi, Lukman juga mempersiapkan badannya. Menurut arahan sutradara Sidharta Tata, Eyang Hari bukan sosok yang memiliki otot besar, melainkan postur tubuh prajurit yang terbentuk secara alami.

"Ada permintaan dari Mas Tata as a director. Dia pengin ngebentuk badan aku yang bukan terlalu berotot, tapi ya ada, kelihatanlah bahwa ini fisik seorang tentara. Jadi aku bentuk bagaimana otot itu kelihatan sangat natural sesuai dengan karakternya Eyang Hari," ungkap Lukman.

Lukman mengaku latihan fisik di rumah selama berbulan-bulan. Hal itu ia barengi dengan gaya hidup sehat, menjaga asupan nutrisi, serta mengatur waktu istirahat agar staminanya tetap prima jadwal syuting.

"Pola makan aku jaga juga. Tapi kan ini perlu fisik yang baik ya, aku tuh sangat menjaga supaya selama syuting tidak sakit. Itu yang paling penting, karena pada saat aku sakit, berarti tuh akan sulit untuk all the production," tutup Lukman.

Film Serangan Balik berlatar di sebuah desa kecil di Jawa Tengah, menyoroti perjalanan tiga generasi yang membangun kembali rasa percaya di tengah duka dan masa lalu.

Memadukan pertarungan intens, kecerdikan, serta dinamika keluarga, film ini jadi kolaborasi perdana Sidharta Tata dengan produser Kimo Stamboel dan Edwin Nazir.

Dibintangi Lukman Sardi, Callista Arum, Sulthan Hamonangan, Derby Romero, dan Donny Alamsyah, Serangan Balik akan tayang secara global mulai 12 November di Netflix.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas PRR Dorong Percepatan Penanganan Banjir di Gayo Lues
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Bhayangkara Lampung FC tundukkan PSPS Pekanbaru 3-1 dalam I League Cup
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
2 Pengedar Narkoba di Cirebon Ditangkap, Polisi Sita 10 Kg Ganja Kering
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Gibran Ikut Disadap Listyo Sigit Cs? Yusril: Wallahualam
• 22 jam lalucumicumi.com
thumb
Baskara Putra-Dipha Barus dapat piala AMI Awards berkat “Nafas”
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.