Politikus PKB Eka Widodo Sebut Gen Z Minta Gibran Legowo Mundur Sebelum Dimakzulkan

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB, Eka Widodo, mengungkapkan bahwa kalangan Generasi Z (Gen Z) masih terus menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait berbagai polemik yang menjerat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menyebut aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada dirinya dalam sejumlah pertemuan dan diskusi.

Eka Widodo yang akrab disapa Edo mengatakan, kekecewaan Gen Z terhadap Gibran belum mereda. Bahkan, kata dia, anak-anak muda tersebut terus mendatanginya untuk berdiskusi dan menyampaikan tuntutan agar Gibran secara legowo mengundurkan diri dari jabatan Wakil Presiden.

Baca Juga
  • Ajukan Lima Tuntutan, ABRI Dorong Pemakzulan Wapres Gibran
  • Bachtiar Nasir Serukan Lima Tuntutan Aksi Rakyat Bela Indonesia, Salah Satunya soal Gibran
  • PDIP Anggap Gibran Sudah Kehilangan Legitimasi, Kini Jalin Komunikasi untuk Proses Politik di DPR

"Teman-teman Gen Z masih terus menemui saya dan menyampaikan kasus yang menimpa Gibran," kata Edo dalam keterangannya, Ahad (8/11/2026).

Menurut Edo, ada tiga persoalan utama yang menjadi dasar Gen Z meminta Gibran mundur dari jabatannya. Pertama, polemik Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang mengubah ketentuan batas usia minimal calon presiden dan wakil presiden. Putusan tersebut dinilai menjadi pintu bagi Gibran untuk maju sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024.

.rec-desc {padding: 7px !important;}
Restu Jokowi di panggung politik Kaesang. - (Republika)

Kedua, Gen Z menyoroti pertimbangan dalam putusan MK yang menyatakan tidak menemukan ijazah Gibran alias Gibran tidak memiliki ijazah setingkat SMA. Ketiga, putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan surat keterangan (Suket) penyetaraan pendidikan Gibran tidak sah dan batal demi hukum. Putusan tersebut semakin memperkuat pertanyaan publik mengenai keabsahan dokumen pendidikan yang digunakan Gibran.

"Atas tiga persoalan itu, teman-teman Gen Z menilai Gibran sudah tidak layak lagi memimpin negeri ini. Karena itu, mereka meminta Gibran dengan legowo mengundurkan diri dari jabatan Wakil Presiden," ungkap anggota Komisi II DPR RI tersebut.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhub Prediksi 120 Juta Orang Bepergian Saat Libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Feri Amsari soal Kasus Penyadapan Listyo Sigit: Menyimpulkan Makar Saat Ini Sangat Terburu-buru
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Makin Percaya Diri Hadapi Trump, Kekalahan Partai Republik Jadi Senjata Politik Teheran
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Legalisasi Ojol, Menata Transportasi atau Menambah Risiko?
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Pujian Darije Kalezic setelah 9 Pemain PSM Tahan Borneo FC: Spirit Ewako Bikin Pemain Mati-matian di Lapangan
• 16 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.