Film Pelangi di Mars garapan Mahakarya Pictures telah merilis teaser trailer perdananya pada Senin (24/11). Disutradarai oleh Upie Guava dan diproduseri oleh Dendi Reynando, film ini mengajak penonton Indonesia membangkitkan kembali semangat petualangan anak-anak.
Dibintangi oleh Messi Gusti sebagai Pelangi, Lutesha sebagai sang ibu (Pratiwi), dan Rio Dewanto sebagai ayahnya (Banyu), film bergenre fiksi ilmiah ini ditujukan untuk penonton keluarga dan anak-anak.
Melalui kisah drama keluarga yang dipadukan dengan petualangan, sains, dan visual yang menarik, film ini menawarkan pengalaman berbeda dari film anak Indonesia pada umumnya dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026.
Dalam teaser trailer berdurasi 1 menit 37 detik, penonton diperlihatkan bagaimana Pratiwi (Lutesha) merawat Pelangi, satu-satunya anak yang lahir di Mars. Cuplikan kemudian berlanjut ke petualangan Pelangi di planet merah bersama robot-robot pendampingnya.
Upie menjelaskan bahwa film ini menggunakan teknologi hybrid, yang memungkinkan aktor berakting secara live action sambil berinteraksi dengan karakter robot animasi.
“Teknologi hybrid memberi ruang untuk imajinasi yang lebih luas, tapi tetap humanis karena inti film ini adalah hubungan keluarga dan persahabatan,” ujar Upie, saat acara perilisan teaser trailer dan konferensi pers film Pelangi di Mars, Senin (24/11).
Aktor utama, Messi Gusti, juga menceritakan tantangan saat menjalani proses syuting dengan teknologi tersebut. Ia harus berinteraksi dengan karakter yang tidak benar-benar terlihat di studio.
“Karena kan hanya layar belakang saja, layar gede, terus depan aku tuh layar hitam. Jadi, kalau misalnya ada dialog sama robot ini aku cuma kayak ngeliat (ke depan) seukuran karakternya, tapi depannya kosong dan hanya dipandu dialog. Awal-awal susah, tapi selama berjalan syuting sudah mulai terbiasa,” kata Messi.
Diharapkan Jadi Idola Anak-anak SelanjutnyaProduser Dendi Reynando berharap Pelangi di Mars dapat menjadi salah satu tontonan yang dicintai dan dijadikan idola baru oleh anak-anak Indonesia. Harapan ini muncul karena ia melihat bahwa pilihan film anak dan keluarga di Indonesia masih sangat terbatas.
“Menurut kita, film anak-anak dan keluarga under supply di Indonesia. Kita mau mengambil ranah itu. Kita mau menjadi alternatif, katakanlah idola oleh masyarakat atau anak-anak Indonesia,” terangnya.
Dengan menghadirkan karakter Pelangi yang memimpin teman-teman robotnya dari berbagai negara, Dendi ingin anak-anak terinspirasi untuk berani bermimpi besar dan menikmati semangat petualangan sebagaimana yang ditunjukkan Pelangi.
“Kita mau memberi alternatif tontonan buat anak-anak dan keluarga Indonesia. Mudah-mudahan film ini bisa membangkitkan semangat luar biasa bagi generasi Indonesia sekaligus tumbuh bersama anak-anak secara bahagia,” pungkasnya.
Reporter Salsha Okta Fairuz