JAKARTA, KOMPAS.TV – Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan penyaluran dana tunggu hunian (DTH) bagi warga terdampak bencana di Sumatera yang tidak tinggal di hunian sementara (huntara), per hari ini, Jumat (2/1/2026).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, ada sejumlah warga terdampak bencana di beberapa kabupaten/kota yang memilih untuk tidak tinggal di huntara.
“Ada beberapa kabupaten kota yang masyarakatnya tidak memilih di huntara, ini kita dukung dengan DTH, dana tunggu hunian, seperti di Gayo Lues ini sudah tersalur 800 KK dari total 11.371 KK yang sudah masuk usulannya,” katanya dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Breaking News Kompas TV.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Wanti-Wanti BNPB & Pihak Kementerian Tangani Bencana Sumatera: Dana Cepat Ajukan…
“Ini baru tahap pertama, pendataan terus dilakukan dan kita tidak menunggu pendataan selesai baru kita cairkan,” imbuh Muhari.
Proses pencairan DTH di Sumatera Utara juga terus diakselerasi.
Menurutnya, petugas cukup aktif jemput bola untuk mengantarkan pencairan DTH pada warga terdampak.
“Sehingga mekanisme jemput bola ini di hari ketiga saja itu dari 4.502 KK yang diusulkan untuk menerima DTH, 50 persennya sudah tersalur atau sekitar 2.543 KK ini DTH-nya sudah tersalur dan sudah bisa dicairkan oleh masyarakat,” bebernya.
“Nah sekali lagi ini data awal, tentu saja nanti akan ada penambahan data dari kecamatan-kecamatan yang terdampak oleh pemerintah daerah,” tambahnya.
Hal yang sama terjadi di Provinsi Sumatera Barat. Menurutnya, petugas juga aktif melakukan jemput bola dalam pencairan DTH.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- badan nasional penanggulangan bencana
- bnpb
- dana tunggu hunian
- dth
- bencana sumatera





